Humas Kutim

  • SUKSESKAN GERBANG DESA MADU (GRAKAN PEMBANGUNAN DESA MANDIRI DAN TERPADU)

Agar Fokus Dan Tuntas Masalah Listrik Dan Air Bersih Kembali Dibahas Kutai Timur

Rapat coffee morning membahas kebutuhan listrik selama ramadhan, safari ramadahn Bupati Kutim hingga membahas persiapan pelantikan tim panitia persiapan pemekaran Kabupaten Kutai Utara (Kutara). (Foto syahid humas)

 

SANGATTA- Rapat kerja “Coffee Morning” edisi Senin (23/5) lingkup Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab) membahas beberapa hal penting. Seperti rencana penertiban dan penutupan lokalisasi serentak pada 1 Juni 2016, membahas strategi pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat. Berikutnya kebutuhan listrik selama ramadhan, safari ramadahn Bupati Kutim hingga membahas persiapan pelantikan tim panitia persiapan pemekaran Kabupaten Kutai Utara (Kutara).


Seperti biasa, coffee morning digelar di Ruang Meranti, Kantor Bupati sejak pukul 08.00 wita. Kali ini rapat dipimpin Asisten Administrasi Edward Azran mewakili Bupati dan Wabup yang sedang dinas luar. Pertemuan dihadiri pula oleh Asisten Ekonomi Pembangunan Rupiansyah dan Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) atau yang mewakili.


Batas wilayah tak lupa turut dibahas dalam kegiatan mingguan koordinasi sejumlah SKPD Pemkab Kutim kali ini. Karena urusan batas wilayah etat kaitannya dengan rencana pemekaran daerah otonomi baru (DOB) Kutara.


Asisten Ekonomi Pembangunan Sekretaris Kabupaten Rupiansyah mengatakan, untuk mengantisipasi keterlambatan pembangunan pada daerah yang dimekarkan seperti Kutara, diperlukan batas wilayah yang jelas dan pasti.


“Batas wilayah harus diperhatikan, kajian geografis, karena banyak contoh akibat batas wilayah  pembangunan (DOB) terhambat,” ujarnya.


Rupiansyah menyarankan agar kepastian batas wilayah bisa diselesaikan secepatnya. Apalagi, waktu rencana pelantikan tim pemekaran Kutara yang dijadwalkan 28 Mei mendatang di Kecamatan Muara Bengkal, sudah semakin dekat.


Berikutnya, saat membahas program-program kebutuhan dasar masyarakat seperti air bersih dan listrik, Asisten Administrasi Umum Sekretaris Kabupaten M Edward Azran berharap minimal dalam empat tahun mendatang permasalah yang ada sudah dapat terselesaikan. Baik itu listrik maupun air bersih berdasarkan program Bupati terpilih yaitu fokus dan tuntas.


“Pekerjaan (pemenuhan listrik dan air bersih) memang tidak seperti mengedipkan mata, butuh perjuangan dan upaya strategis kita untuk memulainya. Dengan program Bupati-Wabup terpilih yaitu fokus dan tuntas, ingin minimal empat tahun mendatang program pengadaan air bersih, puskesmas, listrik termasuk pendidikan bisa terlaksana,” katanya. (hms7)
 



Berita Terkait



Agar Fokus Dan Tuntas Masalah Listrik Dan Air Bersih Kembali Dibahas

Rapat coffee morning memb...

Selasa, 24 Mei 2016 11:29:05

Puisi Penggugah Kalbu Di Apel Ikrar Kebangsaan Nusantara Bersatu

Pembacaan pu...

Kamis, 1 Desember 2016 09:43:38

Defisit Hambat Program Akreditasi A Seluruh Sekolah.

Iman Hidayat...

Senin, 5 Desember 2016 10:16:05

Dekranasda Kutim Coba Potensi Enceng Gondok - Untuk Jadi Barang IKM Masyarakat

Pengurus dek...

Selasa, 6 Desember 2016 09:13:57