Humas Kutim

  • SUKSESKAN GERBANG DESA MADU (GRAKAN PEMBANGUNAN DESA MANDIRI DAN TERPADU)

Masyarakat Wajib Waspada ! Nasional

 Kepala Bagian Humas Sekretariat Kabupaten Kutim Muchtar

Terkait Modus Penipuan Berkedok Penerimaan CPNS

SANGATTA- Sulitnya mencari pekerjaan di sektor swasta zaman sekarang ini membuat banyak masyarakat berebut untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau sekarang dikenal dengan Aparatur Sipil Negara (ASN). Karena untuk menjadi ASN tidaklah mudah, maka kesempatan menjadi abdi Negara ini dimanfaatkan oleh segelintir oknum untuk melakukan praktik penipuan. Dengan modus memberi garansi lulus bagi calon korban agar bisa menjadi ASN dengan membayar sejumlah uang.
Sebagai langkah antisipasi aksi penipuan tersebut, baru-baru ini Kementerian Dalam Negeri menerbitkan surat edaran Nomor : 800/1907/SJ tanggal 24 Mei 2016. Surat dimaksud mengimbau kepada masyarakat termasuk tenaga honorer di lingkungan pemerintahan untuk tidak mudah percaya isu adanya pengangkatan CPNS.


Dalam surat edaran itu disebutkan bahwa pengangkatan CPNS di lingkungan Kemendagri dilakukan secara terbuka, transparan, obyektif dan tidak dipungut biaya. Kemendagri tidak bertanggung jawab atas pemalsuan surat edara dan Keputusan Mendagri tentang pengangkatan CPNS di lingkungan Kemendagri.


“Selanjutnya apabila terdapat oknum yang menawarkan dapat membantu dalam proses pengangkatan CPNS, yang mengatasnamakan pejabat Kemendagri dengan meminta sejumlah uang, maka tindakan tersebut merupakan penipuan,” kata Kepala Bagian Humas Sekretariat Kabupaten Kutim Muchtar sambil membacarakan isi surat edaran dimaksud.


Dijelaskan olehnya, surat edaran ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Kemendagri DRYuswandi A Temenggung. Ditujukan kepada seluruh Gubernur dan Bupati serta Walikota se- Indonesia. Dengan tembusan kepada Menteri Pendayaguaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Inspektur Jenderal, para Direktur Jenderal dan para Kepala Badan di lingkungan Kemendagri.


Muchtar menambahkan, dengan diterbitkannya surat edaran dimaksud, maka masyarakat di imbau untuk tidak mudah percaya pada oknum yang berani menjanjikan pengangkatan CPNS.


“Apalagi dengan meminta transfer dana tunai terlebih dahulu. Jika terlebih dahulu meminta dana tunai untuk ditransfer, ini sudah penipuan. Sebab dalam proses penerimaan dan pengangkatan CPNS, tidak ada biaya sepeser pun yang harus dikeluarga oleh CPNS bersangkutan,” tegas Muchtar.


Terkahir, Kabag Humas kembali mengingatkan seluruh masyarakat untuk selalu waspada terhadap berbagai modus penipuan oknum yang tidak bertanggungjawab terkait penerimaan dan pengangkatan CPNS. Terlebih dengan mencatut nama pejabat dilingkungan Pemkab Kutim, (hms4)
 



Berita Terkait



Masyarakat Wajib Waspada !

 Kepala Bagian Humas ...

Minggu, 17 Juli 2016 09:19:25

Peringati HANI, Pejabat Kutim Musnahkan Narkoba

Wabup Kasmidi Bulang didam...

Rabu, 20 Juli 2016 09:50:16

Halal Bi Halal KWS Dipastikan Semarak

 Bupati Kutai Timur I...

Rabu, 20 Juli 2016 10:14:01

Untuk Tingkatkan Silaturahmi RC Boat Dan RC Buggy Sangata Gelar Lomba

  Halal Bi Halal Jug...

Kamis, 21 Juli 2016 14:48:53