Humas Kutim

  • SUKSESKAN GERBANG DESA MADU (GRAKAN PEMBANGUNAN DESA MANDIRI DAN TERPADU)

Generasi Muda, Jangan Gunakan Narkoba ! Hukum

Generasi muda khususnya kalangan remaja diajak menjauhi narkoba dalam bahaya peredaran dan penyalahgunaan narkoba Disporapar. (Foto Hasim Humas)

SANGATTA- Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus meningkatkan upaya pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkoba dikalangan generasi muda, khususnya para remaja. Hal tersebut dapat dimaklumi, mengingat sasaran peredaran narkoba adalah siswa SMA, SMP bahkan murid SD. Karena narkoba sudah merambah kehidupan berbangsa dan bernegara, sekaligus dianggap mengancam keberlangsungan hidup generasi muda Indonesia dan membahayakan kesehatan serta keselamatan diri maupun orang lain. Maka Pemkab Kutim melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) kembali menggelar sosialisasi bahaya peredaran dan penyalahgunaan narkoba untuk kalangan siswa sekolah. Upaya Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) melibatkan SMAN 1 Sangatta Utara dan di ikuti 300 pelajar, di Gedung Serba Guna SMAN 1 Sangatta Utara.


Kepala Bidang Kepemudaan Disporapar Yusuf Joko Raharjo menjelaskan sasaran sosialisasi kali ini adalah para siswa yang baru mengenyam pendidikan tingkat atas.
“Sehingga mereka (siswa SMA) mudah memahami antara yang boleh dilakukan dan tidak boleh dikerjakan,” sebutnya.


Kedepan, katanya, selain sekolah juga akan diadakan sosialisasi di tingkat SMP, SD, perguruan tinggi swasta dan negeri di Sangatta. Intinya sosialisasi di fokuskan pada dunia pendidikan. Sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari Granat Kutim Herlang Mapatitti, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kutim Made Ady Swandana, Bripka Wahyu, Kabid Kepemudaan Disporapar Yusuf Joko dan Kepala Sekolah SLTA Negeri 1 Sangatta Utara Hasbi.


Sementara itu Ketua Granat (Gerakan Nasional Anti Narkoba) Kutim Herlang Mapatitti mengakui, perilaku kalangan remaja saat ini makin menjadi-jadi. Bahkan bahan bangunan seperti lem yang sejatinya hanya digunakan pada keperluan membangun tempat tinggal atau perkantoran juga digunakan untuk mabuk.


“(Ngelem) Bahkan di hisap, padahal barang itu sangat membahayakan kesehatan. Jelas perilaku itu dapat merusak masa depan mereka (generasi muda),” ungkap Herlang


Sebagai langkah antisipasi, Herlang menimbau jika terjadi penyalahgunaan narkoba, masyarkaat diminta segera melaporkan diri kepada Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) untuk mendapatkan pengobatan dan perawatan. Sehingga bisa fase rehabilitasi sedini mungkin di Puskesmas yang ada. Seperti Puskesmas di Kecamatan Muara Wahau, Kongbeng, Teluk Lingga, Karangan, Sangatta Selatan, Batu Ampar dan Puskesmas Kaliorang dan Rumah Sakit Umum Daerah Kudungga Sangatta. (hms8)  



Berita Terkait



Masyarakat Wajib Waspada !

 Kepala Bagian Humas ...

Minggu, 17 Juli 2016 09:19:25

Peringati HANI, Pejabat Kutim Musnahkan Narkoba

Wabup Kasmidi Bulang didam...

Rabu, 20 Juli 2016 09:50:16

Halal Bi Halal KWS Dipastikan Semarak

 Bupati Kutai Timur I...

Rabu, 20 Juli 2016 10:14:01

Untuk Tingkatkan Silaturahmi RC Boat Dan RC Buggy Sangata Gelar Lomba

  Halal Bi Halal Jug...

Kamis, 21 Juli 2016 14:48:53