Humas Kutim

  • SUKSESKAN GERBANG DESA MADU (GRAKAN PEMBANGUNAN DESA MANDIRI DAN TERPADU)

Masyarakat Diimbau Tak Bakar Lahar Hukum

Kepala UPTD PKHL Dinas Kehutanan Kutim Benni Hermawan (tiga dari kanan) beserta staf mulai menyosialisasikan edaran gubernur kaltim dan instruksi bupati kutim agar warga tidak lagi membakar lahan. (bara humas)

SANGATTA- Walaupun di Sangatta dan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) pada umumnya sering turun hujan, namun tidak menutup kemungkinan kebakaran hutan bisa terjadi. Terjadi secara alami karena panas terik matahari atau yang lebih buruk karena pembakaran lahan dengan sengaja oleh oknum tak bertanggung jawab. Dengan latar belakang permasalahan tersebut, masyarakat Kutim di imbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan dengan sengaja untuk perluasan lahan pertanian dan perkebunan masyarakat.


“Imbauan untuk tidak membakar lahan dengan sengaja sesuai dengan surat edaran dari Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak dan Bupati Kutim Ismunandar,” kata Kepala UPTD Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (PKHL) Dinas Kehutanan Kutim Benni Hermawan SP MSi.


Kasubag TU PKHL Dinas Kehutanan Dwi Prayitno membenarkan bahwa pihaknya telah menerima surat edaran Gurbenur Kaltim dengan tembusan kepada Bupati Kutim. Perihal surat edaran tersebut menyangkut beberapa kasus kebakaran lahan dan hutan. Menindaklanjuti surat dimaksud, Bupati Kutim langsung mengintruksikan jajaran Dinas Kehutanan agar dapat menyosialisasikan surat dimaksud kepada Camat, perusahaan dan elemen masyarakat.


Dwi menjelaskan dengan adanya surat edaran dari Gubenur Kaltim dan instruksi Bupati Kutim sangat membantu pihaknya dalam menekan angka musibah kebakaran dan lahan. Ia memaparkan untuk kawasan lahan terbagi atas dua yaitu lahan milik masyarakat juga lahan perkebunan milik perusahaan.


"Disinilah penekanan kepada dua indikator tersebut agar dapat mengindahkan isi surat edaran yang di maksudkan," tutur Dwi.


Karena apabila tidak ada upaya antisiasi akan musibah kebakaran lahan dan hutan akan berdampak buruk. Seperti menimbulkan  polusi udara, kabut asap serta menganggu kesehatan. Terutama menganggu saluran pernapasan seperti ISPA (infeksi saluran pernafasan akut). (hms15)
 



Berita Terkait



Masyarakat Wajib Waspada !

 Kepala Bagian Humas ...

Minggu, 17 Juli 2016 09:19:25

Peringati HANI, Pejabat Kutim Musnahkan Narkoba

Wabup Kasmidi Bulang didam...

Rabu, 20 Juli 2016 09:50:16

Halal Bi Halal KWS Dipastikan Semarak

 Bupati Kutai Timur I...

Rabu, 20 Juli 2016 10:14:01

Untuk Tingkatkan Silaturahmi RC Boat Dan RC Buggy Sangata Gelar Lomba

  Halal Bi Halal Jug...

Kamis, 21 Juli 2016 14:48:53