Humas Kutim

  • SUKSESKAN GERBANG DESA MADU (GRAKAN PEMBANGUNAN DESA MANDIRI DAN TERPADU)

Test Urine Kembali Berlanjut - Cegah Pegawai Terlibat Narkoba Sekaligus Tingkatkan Disiplin Hukum

Wabup Kutim Kasmidi Bulang buka langsung sosialisasi peningkatan kedisplinan di kalangan PNS, TK2D yang dirangkai dengan tes urine oleh BNNK-Pemkab Kutim.
(FOTO: Bhara Aji/humas Pemkab Kutim)
 
 
 
SANGATTA- Selain berupaya meningkatkan disiplin dan kinerja pegawai dilingkup Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim), baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D), pemerintah juga melakukan program pembersihan pegawai yang terindikasi mengunakan narkoba. Test urine dilaksanakan sebagai satu upaya perang terhadap narkoba.
 
Sukses melaksanakan test urine di Sekretariat DPRD Kutim, tes yang sama kembali dilaksanakan di tubuh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DIsdikbud). Test urine disaksikan langsung oleh Wabup Kasmidi Bulang yang hadir sekaligus membuka  sosialisasi peningkatan kedisplinan PNS dan TK2D, di Ruang Meranti, Kantor Bupati, belum lama ini.
 
Wabup mengapresiasi dilaksanakannya test urine yang digelar oleh Pemkab Kutim bekerjasama dengan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kutim kali ini. Dia berharap melalui upaya-upaya memerangi narkoba seperti test urine, pegawai di Pemkab Kutim tidak ada yang menjadi pengguna narkoba, apalagi pengedar. Selaku Ketua BNN Kabupaten Kutim, Wabup Kasmidi bersama pihak Polres Kutim memang berkeinginan kuat memerangi narkoba, terlebih di lingkup instansi pemerintah. Pelaksanaan tes urine selain di saksikan Wabup, juga dilihat Kasdim 0909 Sangatta Mayor Inf Syawaluddin, Kapolres Kutim AKBP Rino Eko. 
 
Sejauh ini apabila ditemukan oknum PNS dan TK2D yang terindikasi mengkomsumsi narkoba, Kasmidi menegaskan penanganannya akan dilimpahkan ke aparat penegak hukum dalam hal ini kepolisian. Namun bisa juga melalui program rehabilitasi.
 
Selanjutnya, terkait peningkatan disiplin dan kinerja pegawai, Wabup berjanji akan senantiasa melakukan evaluasi. Baik itu melalui sosialisasi atau melalui rangkaian tes. 
 
“Sebagai bentuk evaluasi bagi kalangan pegawai, khususnya TK2D. Meliputi tingkat kehadiran (absensi) dan tes tertulis,” tegas Kasmidi, sapaan akrab Wabup.
 
Melalui serangkaian tes dimaksud, Wabup ingin melibat langsung tenaga kerja honor yang benar-benar aktif, memiliki kinerja baik dan disiplin. Dia tidak menginginkan kemalasan oknum TK2D yang tak pernah masuk kerja malam merusak kinerja pegawai yang aktif. Selanjutnya apabila nantinya ditemui ada TK2D yang tidak disiplin, maka jangan harap perpanjangan kontrak kerja berikutnya dilanjutkan. Dijelaskan olehnya, saat ini Pemkab memang sedang membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih cepat dan semakin baik.(hms15)


 


Berita Terkait



Tujuh Ribu Orang Ramaikan Jalan Sehat HUT 71 PGRI

HUT PGRI ke ...

Senin, 28 November 2016 13:23:07

Soal Penutupan Akses Jalan Ke Pelabuhan Kenyamukan Hanya Akan Menghambat Pembangunan dan Perekonomia

Wabup Kutim ...

Selasa, 29 November 2016 08:42:24

BPBD Kutim Direkomendasi Oleh BNPB Pusat Sebagai Tempat Rujukan DTB Se-Indonesia

Penyerahan b...

Jumat, 2 Desember 2016 08:53:46

65 Warga Kutim Terima Sertifikat - Diserahkan Simbolis Oleh Presiden Di Balikpapan

Wabup Kasmid...

Kamis, 8 Desember 2016 10:21:43