Humas Kutim

  • SUKSESKAN GERBANG DESA MADU (GRAKAN PEMBANGUNAN DESA MANDIRI DAN TERPADU)

Disbun Leading Sector Keberhasilan Perkebunan - Pendukung Kesuksesan Program Ekonomi Kerakyatan Pertanian

Bupati dan wabup saat melihat hasil perkebunan masyarakat saat berkunjung ke kecamatan. diharapkan dengan dukungan Disbun, bidang perkebunan dapat terus menyukseskan program ekonomi kerakyatan untuk kesejahteraan masyarakat. (FOTO: Bhara Aji/Humas Pemkab Kutim)
 
 
 
SANGATTA- Wakil Bupati Kutai Timur (Wabup Kutim) Kasmidi Bulang menyebut Dinas Perkebunan (Disbun) merupakan leading sector keberhasilan pengembangan ekonomi kerakyatan bidang perkebunan di daerah ini.
 
“Karena Dinas Perkebunan sebagai indikator penentu, juga pengerak sektor usaha bidang perkebunan,” terang Kasmidi saat memimpin rapat koordinasi tupoksi Dinas Perkebunan di Ruang Arau, Selasa (17/1) lalu.
 
Saat rapat, Wabup didampingi Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Irawansyah, Asisten Pemerintahan Umum dan Kesra Mugeni. Dalam kesempatan itu Kasmidi meminta kepada pihak Dinas Perkebunan dapat terus menopang ekonomi masyarakat. Dia mengapresiasikan positif OPD dimaskud atas keberhasilannya beberapa kali mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim). 
 
“Tentunya prestasi (panji keberhasilan pembangunan bidang perkebunan tahun 2017) yang telah didapatkan oleh Dinas Perkebunan dapat lebih ditingkatkan lagi. Inilah pengharapan kami, dengan adanya gerbong mutasi hendaknya pelayanan berjalan dengan baik dan menghasilkan beragam prestasi,” tutur Kasmidi.
 
Sekkab Irawan ditempat yang sama meminta kepada Disbun untuk meningkatkan koordinasi dan komunikasi dengan pihak perusahaan perkebunan agar dapat meningkatkan program-program yang ada, demi kesejahteraan masyarakat. 
 
“Walau di tengah kondisi anggaran yang defisit, di harapkan rekan-rekan di Dinas Perkebunan dapat tetap memaksimalkan program-programnya,” harap Irawansyah.
 
Ditengah jalannya rakor, pihak Disbun meminta arahan dan bimbingan menyangkut tupoksi OPD. Sebab, menurut jajaran Disbun tidak semua daerah di Kaltim memiliki OPD Disbun. Saat ini hanya Kota Samarinda dan Balikpapan yang sudah eksis berjalan. Untuk itu jajaran Disbun Kutim berharap ada pemilahan tupoksi di masing-masing OPD terkait. Seperti Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan, sehingga tidak terjadi tumpang tindih tupoksi. 
 
“Semua itu dilakukan untuk dapat memaksimalkan peran dimasing-masing OPD, agar selanjutnya dapat bekerja lebih fokus untuk menuntaskan program kerja yang ada,” kata Plt Kadisbun Alfian.
 
Sedangkan menyangkut anggaran defisit, Alfian mengatakan akan terus berupaya memaksimalkan peran OPD yang dipimpinnya. Terlebih anggaran untuk program desa membangun juga dialokasikan melalui OPD diberbagai leading sector, termasuk Disbun.
 
Mendengar perihal tersebut baik Wabup Kasmidi maupun Sekkab Irawansyah berjanji akan membahasnya secara intern. Terkait kewenangan dan formulasi tupoksi dari masing-masing intansi terkait. Agar dapat dilakukan pemilahan sesuai dengan spesifikasi masing-masing intansi. Sehingga dapat mengetahui lebih jelas tugas, fungsi dan tanggung jawabnya. (hms15)



Berita Terkait



2017, Banyak Pembangunan di Sangatta Selatan - Dari Masjid, Jembatan Hingga Stadion Mini

Wabup Kasmid...

Kamis, 8 Desember 2016 10:17:49

Pelatihan Make-Up dan Hijab Style - Kasmidi: Adakan Kegiatan Yang Jadi Kebutuhan Masyarakat

Wabup...

Jumat, 16 Desember 2016 12:36:35

BPBD Kutim Rangkul Dunia Usaha - Sebagai Mitra Program Desa Tangguh Bencana 2016

Wabup kasmid...

Selasa, 20 Desember 2016 09:57:54

Bela Negara Beda Dengan Masa Lalu - Tapi Nilai Kepahlawan Masih Tetap Sama

Pelaksanaan ...

Selasa, 20 Desember 2016 10:52:24