Humas Kutim

  • SUKSESKAN GERBANG DESA MADU (GRAKAN PEMBANGUNAN DESA MANDIRI DAN TERPADU)

Setiap Rabu, BKP Gelar Pasar Tani Murah - Semua Produk Yang Dijual Masih Segar Dari Petani Umum & Ekonomi

PASAR TANI MURAH :  Suasana pasar tani murah di halaman kantor BKP Kabupaten Kutim.
(Foto:Rusliansyah/humas)
 
 
 
SANGATTA- Upaya untuk meningkatkan penghasilan petani terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) melalui Badan Ketahanan Pangan (BKP). Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pecahan dari Dinas Pertanian ini mempunyai cara baru untuk mewujudkan hal itu. Yakni menggelar pasar tani murah di Halaman Kantor BKP, Bukit Pelangi, Sangatta. 
  
"Pasar tani murah ini dilaksanakan setiap Rabu, di mulai jam 8 pagi sampai 4 sore. Selain untuk meningkatkan penghasilan petani, juga sekaligus memberikan kebutuhan bagi konsumen terkait produk pertanian dengan harga murah." kata Sekertaris, BKP, Jahriansyah mewakili Kepala Dinasnya. 

Dijelaskannya bahwa pasar tani murah ini juga merupakan salah satu solusi BKP pusat dari Kementrian Pertanian untuk BKP di daerah sebagai penjembatan dari petani selaku produsen yang langsung memproduksi bahan pangan agar BKP daerah bisa memfasilitasi untuk membantu petani-petani kita agar petani bisa langsung menjual produknya atau bertransaksi langsung dengan konsumen sehingga para petani bisa mendapatkan keuntungan secara maksimal dan konsumen juga merasa apa yang dibeli dengan petani langsung itu lebih murah dari pasar tradisional lainnya. Pasar tani murah ini juga sebagai pusat untuk tengkula-tengkula dari dalam maupun dari luar daerah mencari bahan-bahan pangan untuk di jual di pasar tradisional lainnya

Dengan adanya pasar tani murah ini, pihak BKP berharap masyarakat dapat berbelanja produk pertanian seperti sayur mayur, buah-buahan, bawang merah, cabai dan produk pertanian lain dengan harga murah langsung dari petani. Kelebihan dari produk pertanian yang dijual yakni karena selain murah barang dagangan juga masih segar.  
  
Ditambahkan olehnya, kepengurusan untuk melaksanakan program pasar tani murah ini sudah dibentuk. Anggotanya terdiri dari petani dan untuk BKP Kutim  hanya sebagai fasilitator. Untuk diketahui keanggotaan dari pasar tani murah ini hanya khusus untuk petani. Selain petani tidak akan mendapatkan ijin dari penyelenggara dalam hal ini BKP. Karena semua pedagang akan didata dan di survei apakah benar-benar petani atau tidak. Tujuan awal program ini tak lain untuk lingkup petani yang ada di sekitar Jalan A Wahab Syahranie (eks Jalan Pendidikan), namun seiring berjalannya waktu ternyata banyak petani lain yang ada di Kecamatan Sangatta Utara dan Selatan berminat bergabung. Sehingga lapak yang ada akhirnya dibuat semakin luas. Seperti diketahui produk agribisnis dari petani biasanya akan dibeli oleh tengkulak dengan harga rendah, kemudian dijual kembali dipasaran dengan harga tinggi. Artinya murah bagi petani dan sangat menguntungkan bagi tengkulak. 
  
"Pemotongan jalur distribusi dengan cara petani langsung menjual ke konsumen, dengan sendirinya pendapatan petani akan semakin tinggi. Selain untuk memotong jalur distribusi petani, tujuan lain pasar tani murah adalah untuk menyejahterakan petani. Selanjutnya bagi konsumen bisa mendapatkan harga murah, mudah didapat, tersedia setiap saat dan barangnya fresh (segar)." tambahnya. 
  
Untuk sementara pasar tani murah difasilitasi di Halaman Kantor BKP. Demi kesuksesan program ini, BKP bekerjasama dengan Lembaga Pengembangan Bisnis Pama Benua Etam Sangatta (LPB Pabanes) menyediakan sarana dan prasarana seperti meja, tenda serta fasilitas lainnya. Dengan harapan pasar dan penjualan dapat menjadi lebih baik. Sehingga kedepan akan lebih banyak petani lain yang bisa ikut serta dalam menjual produknya. (hms11) 



Berita Terkait



Agar Fokus Dan Tuntas Masalah Listrik Dan Air Bersih Kembali Dibahas

Rapat coffee morning memb...

Selasa, 24 Mei 2016 11:29:05

Puisi Penggugah Kalbu Di Apel Ikrar Kebangsaan Nusantara Bersatu

Pembacaan pu...

Kamis, 1 Desember 2016 09:43:38

Defisit Hambat Program Akreditasi A Seluruh Sekolah.

Iman Hidayat...

Senin, 5 Desember 2016 10:16:05

Dekranasda Kutim Coba Potensi Enceng Gondok - Untuk Jadi Barang IKM Masyarakat

Pengurus dek...

Selasa, 6 Desember 2016 09:13:57