Humas Kutim

  • SUKSESKAN GERBANG DESA MADU (GRAKAN PEMBANGUNAN DESA MANDIRI DAN TERPADU)

Mahasiswa UGM Ciptakan Aplikasi "Tenak Q" - Agar Mudah Mendata Hewan Para Peternak Kutai Timur

KKN UGM (Istimewa)
 
 
 
SANGATTA- Kolaborasi mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Kuliah Kerja Nyata pada Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM), Anggita Tiara Sandi mahasiswa Fakultas Peternakan dan Dina Haniyah mahasiswa Fakultas MIPA berbuah manis, pasalnya kedua mahasiswa ini berhasil membuat sebuah website sensus ternak secara on line di Desa Sangatta Selatan Kecamatan Sangatta Selatan Kabupaten Kutai Timur (Kutim).
 
Anggita yang fokus pada disiplin ilmu Peternakan merasa heran saat melakukan pembinaan kepada para peternak di wilayah Desa Sangatta Selatan. Karena hampir seluruh peternah yang di kunjunginya tidak memiliki data yang jelas terkait perkembangan ternak tersebut. 
 
Anggita Tiara Sandi, mahasiswa UGM asal Kota Balikpapan pada awalnya melakukan sensus ternak secara manual dengan menggunakan kartu sensus. Namun melihat proses yang terlalu ribet, Dina Haniyah yang juga mahasiswa UGM Fakultas MIPA jurusan ilmu komputer ini akhirnya mencoba berkolaborasi dengan memindahkan kartu ternak manual ke on line dengan aplikasi Terna-Q, sebuah website yang dapat membantu peternak untuk mendata hewan peliharaannya.
 
“Website aplikasi Terna-Q, di buat untuk membantu para peternak agar dapat meningkatkan populasi dan produktifitas ternak, saat ini Terna-Q masih bersifat portal website, kedepan kita akan tingkatkan menjadi bentuk aplikasi guna mempermudah pengguna aplikasi tersebut,” ujar Dina Haniyah didampingi Anggita Tiara Sandi.
 
Dina Haniyah menambahakan pada penggunaan aplikasi Ternak-Q ada tantangan terbesar bagi para peternak apalagi dalam hal penggunaan teknologi, karena sebagian besar peternak masih belum memahami penggunaan aplikasi utamanya digital, oleh karena itu tim langsung turun kelapangan untuk membina para peternak dalam penggunaan aplikasi.   
 
“Mereka semangat belajar teknologi baru ini, peternak antusias dengan inovasi digital, semoga dengan aplikasi Terna-Q ini dapat membantu para peternak di wilayah Desa Sangatta Selatan dan Kutim pada umumnya,”. harap Dina Haniyah.    
 
Ketua KKN PPM mahasiswa UGM Fathi Almirhea mengatakan setelah dilakukan survey dalam penyesuaian program yang tepat di Desa Sangatta Selatan tim menemukan beberapa masalah selanjutnya tim KKN PPM UGM membagi 4 subbagian keilmuan seperti tekhnologi, sosial humaniora, medika dan agro. Permasalahan yang ditemukan di Desa Sangatta Selatan ada dibidang peternakan, perikanan dan pertanian (agro). 
 
“Warga desa banyak bergerak dibidang Agro dengan system pengairan masih menggunakan tadah hujan dan tim mengarahkan warga untuk pengembangan budidaya jamur dengan harga yang menjanjikan dan tidak mengunakan air yang terlalu banyak,”. jelas Fathi Almirhea mahasiswa Geografi didampigi Pandu Wicaksono selaku humas KKN PPM UGM. 
 
Direncanakan KKN PPM UGM 2017 berakhir pada awal Agustus mendatang namun kerjasama dalam pembelajaran pemberdayaan masyarakat akan terus dilanjtkan hingga 5 tahun kedepan. (hms8)



Berita Terkait



22 Siswa SMKN 2 Sangatta Langsung Bekerja di Kapal Taiwan

Para peserta...

Selasa, 18 Juli 2017 08:28:10

Mahasiswa UGM Ciptakan Aplikasi "Tenak Q" - Agar Mudah Mendata Hewan Para Peternak

KKN UGM (Ist...

Selasa, 18 Juli 2017 10:10:14

Bupati Perintahkan Satpol PP Pantau Pasar Tumpah - Untuk Cegah Hilangnya Estetika Kota

Ilustrasi (D...

Selasa, 18 Juli 2017 10:18:45

Banyak Kantor dan Hotel Tak Punya Alat Damkar - DPKP Ajukan Perbup Penyediaan Alat Pemadam kebakaran

Alat pemadam...

Selasa, 18 Juli 2017 10:36:48