Humas Kutim

  • SUKSESKAN GERBANG DESA MADU (GRAKAN PEMBANGUNAN DESA MANDIRI DAN TERPADU)

Bupati Perintahkan Satpol PP Pantau Pasar Tumpah - Untuk Cegah Hilangnya Estetika Kota Kutai Timur

Ilustrasi (Dokumen Humas)
 
 
SANGATTA- Bupati Kutai Timur (Kutim) Ismunandar meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kutim serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya untuk terus memantau beberapa titik jalan terutama di  sepanjang jalan Yos Sudarso yang digunakan pedagang untuk berjualan.
 
Kegiatan para pedagang ini memunculkan pasar tumpah atau dadakan dan sangat merusak estetika atau keindahan kota,karena trotoar yang seharusnya digunakan untuk pejalan kaki, kini dipenuhi dengan jualan terutama sayur-sayuran dan ikan.Bukan hanya itu badan jalan turut dipakai sebagai tempat parkir bagi para konsumen yang berbelanja.Ini sangat riskan dan membahayakan pengguna jalan lainnya.
 
“ Trotoar itu kan untuk pejalan kaki, jika masih menggunakan trotoar segera ditertibkan agar tidak menjamur.Jangan sampai hak- hak warga lainnya terganggu karena ulah kita (pedagang dan konsumen di pasar dadakan),” tegas Ismunandar.
 
Pasar tumpah atau dadakan ini memang banyak diminati masyarakat karena lokasinya yang berada di pinggir jalan sehingga memudahkan untuk langsung berbelanja selain itu, jam buka lapak mereka hingga malam hari sehingga bagi ibu ataupun masyarakat yang sibuk bekerja di siang hari lebih suka berbelanja di pasar dadakan.
 
“Pemerintah sudah menyiapkan pasar yang representatif untuk berbelanja di Pasar Induk.Memang waktu buka di Pasar Induk terbatas dan sulit mengakomodir kepentingan warga yang bekerja di siang hari.Tetapi demi kepentingan bersama dan keindahan dan kebersihan kota Sangatta yang kita cintai, saya meminta baik pedagang maupun konsumen untuk memanfaatkan pasar yang ada,” pinta Ismu.
 
Meskipun sudah terlihat berkurang namun Ismu sapaan akrab Bupati Kutim berharap Satpol PP terus memantau para pedagang dadakan yang berjualan di sekitar trotoar yang mengakibatkan beberapa ruas jalan menjadi macet “Sekali lagi saya tegaskan kepada Satpol PP Kutim untuk menertibkan para pedagang dadakan tersebut. Karena ternyata pasar dadakan ini juga merugikan para pedagang di Pasar Induk yang sudah mau “hijrah” dan berjualan di sini (Pasar Induk),”tegasnya.(hms11)



Berita Terkait



22 Siswa SMKN 2 Sangatta Langsung Bekerja di Kapal Taiwan

Para peserta...

Selasa, 18 Juli 2017 08:28:10

Mahasiswa UGM Ciptakan Aplikasi "Tenak Q" - Agar Mudah Mendata Hewan Para Peternak

KKN UGM (Ist...

Selasa, 18 Juli 2017 10:10:14

Bupati Perintahkan Satpol PP Pantau Pasar Tumpah - Untuk Cegah Hilangnya Estetika Kota

Ilustrasi (D...

Selasa, 18 Juli 2017 10:18:45

Banyak Kantor dan Hotel Tak Punya Alat Damkar - DPKP Ajukan Perbup Penyediaan Alat Pemadam kebakaran

Alat pemadam...

Selasa, 18 Juli 2017 10:36:48