Humas Kutim

  • SUKSESKAN GERBANG DESA MADU (GRAKAN PEMBANGUNAN DESA MANDIRI DAN TERPADU)

Kasmidi : Waspada Potensi Disintegrasi Bangsa Kutai Timur

Foto bersama Wakil Bupati Kasmidi Bulang dengan pengurus FKUB dan Pengurus Pelita (Foto: Jani Humas)
 
 
  
SANGATTA – Guna meningkatkan kerukunan umat beragama dalam rangka menjaga harmoni kebangsaan dalam bingkai NKRI khususnya di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menyelenggarakan seminar Kebangsaan, Keagamaan, Pancasila dan Demokrasi bekerjasama degan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kutim yang dibuka oleh Wakil Bupati Kasmidi Bulang selasa (3/10) di ruang Meranti Kantor Bupati. 
 
Dalam kesempatan ini pula sebanyak 40 pengurus Forum Pemuda Lintas Agama (PELITA) dibawah naungan FKUB Kutim dilantik. Ketua FKUB Kutim H. Abd Hafid Yusuf mengatakan seminar ini bertujuan meningkatkan Kerukunan Umat Beragama Dalam Rangka Menjaga Harmoni kebangsaan dalam bingkai NKRI kuhusnya di Kutim.
 
Wakil Bupati Kasmidi Bulang mengatakan, Kutim merupakan kabupaten yang pluralistik dan multikultural dengan masyarakat dari berbagai etnis bahasa dan keanekaragaman agama yang mempunyai kecenderungan kuat terhadap identitas agama masing-masing sehingga sangat berpotensi lahirnya konflik.
 
Dirinya menambahkan agama di satu sisi bisa berfungsi sebagai kekuatan integratif, namun di satu sisi berfungsi sebagai kekuatan disintegratif. Agama mampu menciptakan ikatan kelompok masyarakat dan pada saat yang sama juga mampu menciptkan pemisahan diri dari kelompok lain. 
 
Pada era reformasi sekarang ini generasdi muda juga tak lagi mengenal nilai-nilai Pancasila. Dan ini juga dikhawatirkan terjadi di Kutim. Hal ini terbukti degan maraknya pemakaian obat terlarang dan narkoba, pergulan bebas sehingga merusak moral dan berubahnya pola pikir masyarakat yang lebih prgmatis dan konsumtif.
 
“Untuk itu diharapkan peran serta FKUB sebagai wadah atau forum khusus yang  menangani kehidupan umat beragama, untuk melaksanakan dialog dengan pemuka agama, tokoh masyarakat, menampung aspirasi ormas keagamaan dan masyarakat, menyalurkan persatuan dan kesatuan masyarakat kabupaten Kutai Timur sehingga dapat dicarikan jalan pemecahannya,”harap Kasmidi.
 
Seminar yang dilaksankan sekitar 2 jam ini diisi oleh 4 pemateri yaitu kepala Kerukunan Umat Beragama Pusat Kementerian Agama  Ferimeldi, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kaltim H. Saifi, ketua FKUB provinsi H Asmuni Ali, General Manager External Affairs & Sustainable Dev PT KPC Wawan Setiawan.Turut hadir Sekretaris Daerah Irawansyah, staf ahli Bupati, para asisten, para camat, kepala OPD, unsur FKPD, tokoh masyarakat , tokoh agama, kepala adat, KNPI. (Hms10)


Berita Terkait



Tiba Di Makkah, Wabup Sambangi Calhaj Kutim - Berharap Rangkaian Ibadah Haji Lancar

Wabup Kasmid...

Selasa, 29 Agustus 2017 12:04:22

Kasmidi : Waspada Potensi Disintegrasi Bangsa

Foto bersama...

Rabu, 4 Oktober 2017 12:53:28

Temui Warga,Wabup Lesehan di Halaman Kantor Bupati

KEBER...

Selasa, 24 Oktober 2017 09:21:58

Fraksi Golkar Beberkan Pandangan Terkait 4 Raperda OPD di Minta Pro Aktif

USULA...

Jumat, 17 November 2017 09:54:04