Humas Kutim

  • SUKSESKAN GERBANG DESA MADU (GRAKAN PEMBANGUNAN DESA MANDIRI DAN TERPADU)

ABK Berkorelasi dengan Status dan gaji Pegawai Pemerintahan

Bupati Ismunandar membuka Finalisasi Penyusunan Laporan Analisis Jabatan dan Beban Kerja (ABK) di lingkungan Pemkab Kutim (Dok-Humas)
 
 
 
SANGATTA – Bupati Ismunandar membuka Finalisasi Penyusunan Laporan Analisis Jabatan dan Beban Kerja (ABK) di lingkungan Pemkab Kutim pada Kamis (23/11) di ruang Meranti kantor bupati.Finalisasi penyusunan laporan ABK ini berguna untuk menyediakan informasi jabatan sebagai fondasi dan program managemen kepegawaian, kelembagaan, ketatalaksanaan serta pengawasan dalam proses pengumpulan data jabatan untuk dianalisis, disusun dan disajikan menjadi sebuah jabatan.kegiatan ini turut dihadiri Sekertaris Insfektorat Wilayah, Sekertaris BKPP, Camat Sangatta Utara, Camat Kombeng dan perwakilan OPD se-Kutim.  
 
Penyusunan ABK didasari Undang-Undang nomor Aparatur Sipil Negara (ASN), peraturan menteri dalam negeri (Permendagri) 2008 tentang pedoman Analisis Beban Kerja (ABK) serta Permendagri Nomor 35 tahun 2012 tentang Pedoman Analisis Jabatan (Anjab) di lingkungan Kemendagri dan Pemerintah Daerah. 
 
Bupati Kutim Ismunandar mengatakan Anjab dan ABK ini adalah amanah yang tertuang didalam Undang-Undang ASN karena dengan adanya formasi ini beban kerja tidak lagi melihat golongan dan ruang tetapi berdasarkan Anjab dan ABK nya.
 
“Anjab dan ABK ini kedepan bisa menentukan besar dan kecilnyapendapatan dan penghasilan sehingga bukan lagi karena tingginya pangkat dan golongan,” jelas Ismunandar. 
      
Lanjut Ismu, mengenai tugas Anjab dan ABK selanjutnya akan disusun masing-masing OPD untuk dianalisis di bawah bimbingan Bagian Organisasi dan Tatalaksana. Kegiatan ini sangat penting karena berpengaruh kepada status kepangkatan dan gaji pegawai.
 
“Kepada Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) agar setiap rapat baperjakat hasil Anjab dan ABK ini agar dibawah karena ini merupakan acuan serta dasar,” pinta Ismunandar  
 
Sekertaris BKPP Rudi Baswan menyampaikan bahwa Anjab dan ABK tersebut sangat diperlukan dalam kompetensi dan rekruitmen tenaga CPNS maupaun rekruitmen penempatan dalam jabatan karena kedepan aplikasi E-Formasi akan menentukan.
 
“Program ini sangat membantu BKPP, karena data E-Formasi Kutim masih zero dan yang BKPP harapkan adalah hasil Anjab dan ABK,” pinta mantan Camat Bengalon Rudi Baswan.
 
Sementara kepala Bagian Organisasi dan Tatalaksana (Ortal) Abdu Amir mengatakan, informasi Anjab dan ABK di lingkungan Pemkab Kutim dapat diakses semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD)  secara On line dengan harapan dapat mengetahui beban kerja masing-masing jabatan.  
 
“Semoga dengan finalisasi penyusunan laporan Anjab dan ABK ini dapat berjalan secara optimal sehingga maksud dan tujuan dapat tercapai,” harap Abdu Amir. 
 
Pada penyampaian finalisasi penyusunan laporan Anjab dan ABK menjadi pembicara Agus Krisbiantoro dari PT Geomedia Sinergi. (hms8) 



Berita Terkait



58 Peserta Berebut jadi yang Terbaik

SANGATTA- Pelaksanaan lomba...

Rabu, 24 Juli 2013 10:58:50

Lomba Penulisan Otda antar Pelajar di Manado

BERSAMA. Pemenang sayembara...

Rabu, 24 Juli 2013 11:02:12

Empat Orang Gepeng Diamankan

DITANYA. Anggota Satpol PP ...

Kamis, 25 Juli 2013 10:10:57

KPP Maksimalkan TPA Batota

SANGATTA- Tempat Pembuangan...

Kamis, 25 Juli 2013 10:14:58