Humas Kutim

  • SUKSESKAN GERBANG DESA MADU (GRAKAN PEMBANGUNAN DESA MANDIRI DAN TERPADU)

58 Peserta Berebut jadi yang Terbaik Sosial & Kesehatan

SANGATTA- Pelaksanaan lomba dai cilik dan dai remaja yang digelar Kejaksaan Negeri (Kejari) Sangatta, Senin (22/7) lalu dimulakan. Sebanyak 58 peserta untuk kedua kategori berusaha tampil maksimal dan bersaing menjadi yang terbaik.

"Awalnya kami memperkirakan yang mendaftar sedikit, sekitar 30 orang. Ternyata antuasiasme peserta melebihi target kami, yakni sebanak 58 orang untuk kategori dai cilik dan dai remaja," kata Kajari Sangatta Didik Farkhan didampingi Ketua Panitia Bakri Hadi dilokasi lomba.
Menurut Didik, panggilan akrab orang nomor satu di Kejari Sangatta ini, pildacil dan pildara dirangkai memperingati Hari Bhakti Adhiyaksa 2013. Mengenai alasan digelar pildacil dan pildara, untuk memberikan motivais dan melihat potensi anak-anak di Kutim yang bisa mengembangkan bakat dibidang syiar Islam ini.

Karena bertepatan bulan Ramadan,  ipilihlah pildacil dan pildara sebagai lomba kreatifitas generasi muda beraroma spiritual. Mengenai lokasi sebuah café, ingin memberikan hal positif bahwa sebuah kafe bisa dilakukan untuk kegiatan yang baik dan positif dan bermanfaat.
Jika di tempat lain kegiatan yang sama digelar di Masjid atau tempat ibadah lainnya, di Kutim diselenggarakan di sebuah cafe. “Sekaligus untuk merubah imej cafe menjadi tempat yang prositif,” tambahnya.

Diharapkan, even ini terus mendapat dukungan semua pihak, demi keberlanjutan pembinaan dai cilik didaerah ini di masa mendatang. Dijelaskan,  58 peserta yang berpartisipasi merupakan siswa sekolah dari Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan. Mereka berusia 12 tahun sedangkan pildara dibawah 15 tahun. Babak penyisihan akan berlangsung tiga hari hingga 24 Juli, semifinal 25 Juli dan babak final dua hari kemudian.

Pembukaan even yang dirangkai dengan acara buka puasa bersama tersebut dihadiri sejumlah tokoh agama. Hadir juga Wakil Bupati Ardiansyah Sulaiman, Wakil Ketua DPRD Kutim Mahyunadi, FKPD (forum koordinasi pimpinan daerah), Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sobirin Bagus, Ketua DPD KNPI Kutim Nasruddin serta undangan lainnya.
Pada kesempatan itu Wabup Ardiansyah Sulaiman, mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya pildacil dan pildara ini. Kegiatan ini dinilai mengesankan dan sangat baik untuk mempersiapkan generasi yang positif.

"Para dai menyampaikan ayat-ayat Allah SWT dan hadist Rosul. Tetapi saya menyarankan sebaiknya materi yang disampaikan bisa sesuai dengan batasan umur peserta. Topik tentang anak-anak dan remaja sangat banyak sekali, itu bisa dikemukakan sehingga apa yang disampaikan mengena segmentasinya," saran Wabup. Wakil Ketua DPRD Kutim Mahyunadi sangat mendukung kegiatan ini, karena pernah dilaksanakan sebelumnya dan even ini merupakan kegiatan sosial keagamaan yang sangat positif.
Kegiatan ini merupakan garapan Kejaksaan Negeri Sangatta bekerjasama dengan Pemkab Kutim, BRI Cabang Sangatta, PT KPC, DPD KNPI Kutim, BKPRMI dan beberapa stakeholder lainnya. (kmf4)


Berita Terkait



58 Peserta Berebut jadi yang Terbaik

SANGATTA- Pelaksanaan lomba...

Rabu, 24 Juli 2013 10:58:50

Lomba Penulisan Otda antar Pelajar di Manado

BERSAMA. Pemenang sayembara...

Rabu, 24 Juli 2013 11:02:12

Empat Orang Gepeng Diamankan

DITANYA. Anggota Satpol PP ...

Kamis, 25 Juli 2013 10:10:57

KPP Maksimalkan TPA Batota

SANGATTA- Tempat Pembuangan...

Kamis, 25 Juli 2013 10:14:58