Humas Kutim

  • SUKSESKAN GERBANG DESA MADU (GRAKAN PEMBANGUNAN DESA MANDIRI DAN TERPADU)

Lomba Penulisan Otda antar Pelajar di Manado Nasional

BERSAMA. Pemenang sayembara penulisan tingkat SLTA dan peguruan tinggi se-Sulawesi Utara berfoto bersama dengan Ketua Umum Apkasi Isran Noor dan istri Hj Noorbaiti, walikota Manado Vicky Lumentut, ketua Panitia Sofyan Hasdam dan ketua dewan juri Jaffar Haruna (Foto wardi/humas)
Penyerahan hadiah lomba penulisan tentang otonomi daerah (Otda) yang digekar Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) tingkat SLTA dan Mahasiswa se- Sulawesi  Utara (Sulut), Senin (22/7) lalu dipusatkan di kota Manado. Ketua Umum Apkasi Isran Noor yang juga bupati Kutim secara langsung menyerahkan hadiah kepada pemenangnya.

SEKITAR 3.500 pelajar di kota Manado iktu memeriahkan upacara penyerahan hadiah lomba penulisan tentang otonomi tersebut. Kegiatan yang berlangsung di Manado Convenstion Center (MMC) itu, juga dihadiri Walikota Manado Vicky Lumentut, Kadis Pendidikan setempat serta puluhan guru.

Ketua Umum APKASI Isran Noor dalam sambutannya memuji kota Manado. Pasalnya selama penyerahan hadiah pemenang sayembara hingga saat ini, di Manado yang paling meriah. "Acara penyerahan hadiah sayembara nasional di kota Manado adalah yang paling meriah. Karena saya tidak pernah membayangkan akan hadir ribuan orang dalam acara ini," kata Isran Noor bangga.
Dijelaskan, sebanyak 405 pemenang dari 33 provinsi, sebagai pemenang dalam sayembara Nasional Penulisan Otonomi Daerah tingkat SLTA (Sederajat) dan Perguruan Tinggi yang bergelar strata satu. Dari ribuan naskah yang masuk ke panitia, hampir semuanya menilai bahwa pelaksanaan otonomi daerah selama ini berjalan dengan baik.

“saya salut dengan pemikiran kalangan pelajar dan mahasiswa mengenai pelaksanaan otonomi daerah selama ini. Buah pikiran mereka tidak ada yang menilai jelek mengenai otonomi daerah selama ini,” kata Isran Noor.

Menurut orang nomor satu di Kutim ini, sayembara nasional penulisan tersebut antara lain mencari tahu pandangan, pendapat analisa dari pelajar atau siswa, mahasiswa tentang Otda. Ternyata hasilnya cukup baik dan mereka menilai pelaksanaan otda sangat diperlukan guna peningkatan kesehateraan masyarakat.

"Selamat kepada pemenang telah memberikan karya tulisnya yang terbaik bagi bangsa dan negara," katanya. Sedangkan ketua Panitia Andi Sofyan Hasdam mengatakan, pemberian pemenang sayembara penulisan Otda ini sudah dilakukan pada sepuluh daerah. "Pesetta yang mengirimkan naskahnya se-Indonesia dan masuk ke panitia sekitar 4.000 peserta yang mengikuti sayembara penulisan ini," katanya.

Wali Kota Manado Lumentut mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan penulisan yang telah memberikan ruang bagi pelajar dan mahasiswa di daerah itu dalam mengikuti sayembara ini. "Saya Berharap pemenang untuk tingkat Sulut ini dapat meraih juara di tingkat nasional nanti," harap Ketua Apeksi (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia) ini.

Kegiatan penyerahan hadiah di Manado tersebut diwarnai berbagai atraksi kesenian maupun paduan suara yang ditampilkan para pelajar dari sejumlah sekolah di Manado.
”Tidak banyak orang seperti Isran Noor, yang berpikir untuk kepentingan bersama, yang membuat lomba bagi siswa sampai perguruan tinggi dengan materi yang dibutuhkan masyarakat dan bangsa Indonesia. Kedepan, APEKSI pun siap mendukung atau pun berkolaborasi bersama APKASI,” kata Walikota Manado ini. (kmf1)


Berita Terkait



58 Peserta Berebut jadi yang Terbaik

SANGATTA- Pelaksanaan lomba...

Rabu, 24 Juli 2013 10:58:50

Lomba Penulisan Otda antar Pelajar di Manado

BERSAMA. Pemenang sayembara...

Rabu, 24 Juli 2013 11:02:12

Empat Orang Gepeng Diamankan

DITANYA. Anggota Satpol PP ...

Kamis, 25 Juli 2013 10:10:57

KPP Maksimalkan TPA Batota

SANGATTA- Tempat Pembuangan...

Kamis, 25 Juli 2013 10:14:58