Humas Kutim

  • SUKSESKAN GERBANG DESA MADU (GRAKAN PEMBANGUNAN DESA MANDIRI DAN TERPADU)

Bupati Tinjau Vaksinasi Massal - 11 Hari Penanganan, Lebih 27 Ribu Anak Divaksin Sosial & Kesehatan

Bupati Kutai Timur (Kutim) Ismunandar melihat langsung proses pelaksanaan vaksinasi massal di SMP IT Darussalam Sangatta. (foto :istimewa)



SANGATTA- Vaksinasi massal untuk menyikapi kondisi luar biasa penyakit difteri yang telah berlangsung 11 hari mendapat perhatian Bupati Kutai Timur (Kutim) Ismunandar. Buktinya, Jumat (26/1/2018), orang nomor satu di Pemkab Kutim tersebut menyempatkan waktu untuk melihat langsung proses pelaksanaan vaksinasi massal yang dimotori Dinas Kesehatan Kutim.

Sejak pukul 09.00 wita, Ismu didampingi ajudan dan beberapa staf serta Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Diskes Kutim dr Yuwana Sri Kurniawati memantau para siswa di SMP IT Darussalam yang sedang di vaksin. Sambil bertanya-tanya tentang progres kegiatan vaksinasi massal selama ini.

"Bagaimana progresnya? Semua lancar?," tanya Ismu.

"Lancar pak," jawab serentak sekitar 10 petugas medis secara bersamaan kepada Bupati.

Ismu merasa lega karena penanganan Kondisi Luar Biasa (KLB) Difteri sesuai Surat Keputusan yang dikeluarkannya yakni Nomor 443.2/K.5/2018 pada 4 Januari 2018 lalu berjalan lancar. Ia berharap proses vaksinasi massal yang rencananya berlangsung tiga tahap yaitu Januari, Februari dan Agustus ini sukses hingga selesai.

"Sehingga kedepan tidak ada lagi warga Kutim yang terjangkit difteri," harap mantan Sekretaris Kabupaten Kutim tersebut.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Diskes Kutim dr Yuwana Sri Kurniawati mengatakan sangat bersyukur karena pelaksanaan vaksinasi massal untuk warga Kutim mendapat perhatian langsung dari Bupati. Menurut dia, kunjungan Ismu ke lokasi pelaksanaan vaksinasi massal difteri merupakan bentuk kepedulian kepala daerah.

Dijelaskan, progres vaksinasi massal untuk pencegahan difteri sudah berlangsung selama 11 hari. Khusus untuk tahap 1 akan berakhir pada 4 Ferbruari nanti. Kemudian langsung dilanjutkan ke tahap 2 pada 15 Februari. 

"Karena pemberian vaksin dilakukan minimal 28 hari setelah vaksin sebelumnya," jelas Yuwana yang juga aktif sebagai pengurus TP PKK Kutim.

Namun, apabila masih ada warga Kutim khususnya Sangatta Utara dan Sangatta Selatan (lokasi penanganan sementara daerah terdampak), usia 1-19 tahun yang belum mendapatkan vaksin difteri, masih bisa melakukan vaksin di tiga Puskesmas. Yakni Puskesmas Teluk Lingga, Sangatta Utara dan Sangatta Selatan dengan cuma-cuma.

Saat ini Dinas Kesehatan melibatkan banyak sekali tenaga medis untuk pelaksanaan vaksinasi massal. Tidak hanya petugas medis dari rumah sakit pemerintah, namun juga dari Puskesmas, Dinas Kesehatan hingga tenaga medis rumah sakit swasta. Selain itu pula pihak Diskes mendirikan posko penanganan vaksinasi dibeberapa titik. Hingga hari ke 11, setidaknya lebih dari 27 ribu anak sudah me dapatkan vaksin difteri.

"Kami optimis pemberian vaksin difteri tahap 1 akan selesai sesuai jadwal," kata Yuwana optimis.

Kendati semua berjalan lancar, Yuwana tetap mengimbau kepada para orang tua anak usia 1-19 untuk lebih aktif membawa anaknya melakukan vaksin difteri. Terlebih anak usia 1-5 tahun, atau 18-19 tahun yang tak tercatat sebagai siswa sekolah. Sedangkan bagi warga usia diatas 19 tahun yang diwajibkan untuk melakukan vaksin difteri secara mandiri, Yuwana menyarankan agar melakukannya di praktik dokter anak atau swasta lainnya. Namun diakuinya, karena keterbatasan vaksin yang ada, saat ini baru anak usia 1-19 tahun saja yang diprioritaskan. Terlebih karena jumlah yang terbatas pula, seluruh vaksin difteri saat ini masih dikelola Diskes. (hms3)


Berita Terkait



Soal Tarif PDAM Yang Bakal Naik - Bupati: Pastikan Tidak Memberatkan Warga

Bupati saat ...

Rabu, 9 Agustus 2017 13:41:40

Silaturahmi Bapor Korpri Kutim-Bontang

Penuh kebers...

Sabtu, 2 September 2017 00:16:54

Mendikbud dan Dirjen Kebudayaan Dukung Sangkulirang Rock Art

Mendikbud Mu...

Senin, 2 Oktober 2017 10:21:37

HUT ke-18 Kutim Dilaksanakan Sederhana Namun Tetap Semarak

Suasana Coff...

Selasa, 3 Oktober 2017 10:05:27