Humas Kutim

  • SUKSESKAN GERBANG DESA MADU (GRAKAN PEMBANGUNAN DESA MANDIRI DAN TERPADU)

Posko Kesehatan Stop, Warga Boleh Datangi Posyandu Sosial & Kesehatan

Vaksinasi difteri bayi dan balita di Posyandu (foto:istimewa)
 
 
 
SANGATTA- Pelaksanaan imunisasi massal menyikapi kondisi luar biasa (KLB) difteri di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), khusus untuk di Posko Kesehatan  yang telah berlangsung selama 12 hari, terhitung sejak 15 Januari 2018 lalu telah selesai pada akhir pekan kemarin.

Sesuai data Dinas Kesehatan Kutim, pemberian vaksin khusus untuk mencegah difteri pada tahap awal ini mencapai 30.560 orang. Semua kegiatan imunisasi dilaksanakan di Posko Kesehatan, Puskesmas, Posyandu dan Sekolah.

Kendati demikian, menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kutai Timur dr Yuwana Sri Kurniawati, imunisasi Difteri masih dapat diperoleh di Pos Pelayanan Kesehatan lainnya.

"Maksudnya pelayanan imunisasi difteri tetap berjalan, hanya saja dilaksanakan di Puskesmas, Posyandu dan sekolah," sebut Yuwana mewakili Kepala Dinasnya.

Dia menjelaskan kembali bahwa tidak hanya bayi dan balita yang dapat imunisasi difteri di Posyandu, namun masyarakat yang berusia dibawah 19 tahun juga bisa mendatangi posyandu untuk mendapatkan vaksin tersebut. Sedangkan untuk stok vaksin sampai saat ini masih aman. Walau ada beberapa saat terjadi kekosongan, namun stok terus didistribusikan dari pihak Pemerintah Provinsi Kaltim, meski jumlahnya tidak banyak. Dia menyebut stok yang sering mengalami kekosongan yakni vaksin untuk usia 5-7 tahun.

Yuwana yang kesehariannya mengenakan hijab tersebut mengatakan pihaknya tetap memgejar target realisasi pemberian vaksin kepada 50 ribu warga Kutim. Dia optimis target dimaksud dapat terwujud, sebab pelaksanaan vaksinasi di sekolah-sekolah dan Posyandu terus berjalan.

"Ada beberapa sekolah yang sudah dijadwalkan imunisasi, namun tidak jadi dilangsungkan dikarenakan banyak dari siswanya yang melakukan praktik kerja lapangan (PKL), sehingga waktu imunisasi dijadwal ulang," jelas Yuwana mewakili Kepala Dinasnya. (hms3)


Berita Terkait



58 Peserta Berebut jadi yang Terbaik

SANGATTA- Pelaksanaan lomba...

Rabu, 24 Juli 2013 10:58:50

Lomba Penulisan Otda antar Pelajar di Manado

BERSAMA. Pemenang sayembara...

Rabu, 24 Juli 2013 11:02:12

Empat Orang Gepeng Diamankan

DITANYA. Anggota Satpol PP ...

Kamis, 25 Juli 2013 10:10:57

KPP Maksimalkan TPA Batota

SANGATTA- Tempat Pembuangan...

Kamis, 25 Juli 2013 10:14:58