Humas Kutim

  • SUKSESKAN GERBANG DESA MADU (GRAKAN PEMBANGUNAN DESA MANDIRI DAN TERPADU)

Peserta BPJS di Kutim Mencapai 261.757 Jiwa Sosial & Kesehatan

Sosialisasi BPJS kesehatan dan Mobile JKN di dihadiri Sekcam Sangatta Utara Suriyan Pradesa dan para Ketua RT di Sangatta Utara (foto:desihumas)




SANGATTA - Persentase kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Kabupaten Kutai Timur masih sekitar 62 persen atau sebanyak 261.757 jiwa  (berdasarkan data Kantor BPJS Kesehatan Sangatta) dengan jumlah penduduk Kabupaten Kutai Timur 416.800 jiwa (berdasarkan data Disdukcapil semester 1 tahun 2017) Demikian diungkapkan kepala Kantor BPJS Cabang Sangatta Nurlia Afyanti.


Berkaitan dengan hal tersebut Kantor BPJS kesehatan cabang Sangatta menggelar Sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dan Aplikasi Mobile JKN-KIS di Aula Kecamatan Sangatta Utara, Kamis (5/4/2018). Kegiatan tersebut dibuka Sekretaris Camat Sangatta Utara Suriyan Pradesa, yang dihadiri 38 peserta terdiri Staf Desa dan Ketua RT di Sangatta Utara. 

Menurut Sekcam sosialisasi itu sangat penting untuk diketahui olah masyarakat, karena berkaitan dengan pembiayaan kesehatan kita. "Dengan hadirnya BPJS kesehatan ini, sangat membantu kita dalam pembiayaan kesehatan, dan dengan terjun kelapangan seperti ini akan memberika masyarakat informasi-Informasi yanh banyak belum diketahui oleh masyarakat banyak," jelasanya. 

Narasumber sosialisasi tersebut mendatangkan dari BPJS kesehatan Samarinda, yakni Ningrum Astriani dan Devi Galindrawati. 

Dalam paparan yang disampaikan Ningrum, menjadi anggota BPJS sangat penting. Mengapa? Karena tarif biaya pengobatan di Rumah Sakit sekarang semakin meningkat, berbagai penyakit makin banyak dan perkembangan tekonologi sangat cepat. Terkait dengan alat-alat yang semakin canggih dan penanganan atau tindakan yang dilakukan dokter. Disamping itu kita bisa gotong royong untuk pembayaran biaya rumah sakit, apabila kita harus dirawat inap, shingga bisa meringankan biaya pengobatan.

Di akhir kegiatan tersebut, peserta diajak mendonload aplikasi mobile JKN sekaligus diajarkan bagaiman fungsi dam kegunaannya aplikasi tersebut. Dengan aplikasi mobile JKN mempermuda kita untuk mencari inforamasi tetrkait BPJS. Selain itu kita tidak perlu lagi mengantri di Kantor BPJS, karena melalui aplikasi itu, bisa langsung daftar secara online, tutup Ningrum. (hms15)


Berita Terkait



58 Peserta Berebut jadi yang Terbaik

SANGATTA- Pelaksanaan lomba...

Rabu, 24 Juli 2013 10:58:50

Lomba Penulisan Otda antar Pelajar di Manado

BERSAMA. Pemenang sayembara...

Rabu, 24 Juli 2013 11:02:12

Empat Orang Gepeng Diamankan

DITANYA. Anggota Satpol PP ...

Kamis, 25 Juli 2013 10:10:57

KPP Maksimalkan TPA Batota

SANGATTA- Tempat Pembuangan...

Kamis, 25 Juli 2013 10:14:58