Humas Kutim

  • SUKSESKAN GERBANG DESA MADU (GRAKAN PEMBANGUNAN DESA MANDIRI DAN TERPADU)

Upaya Bersama Tingkatkan P4GN - Polres Kutim dan TNI Kembali Amankan 52 Poket Sabu Kutai Timur

Jajaran Polres Kutim dan Kodim 0909 sangatta yang berhasil mengamankan tersangka pengedar narkotika berikut barang bukti. (ist)



SANGATTA– Upaya pemberantasan penggunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) terus dilaksanakan oleh seluruh stakeholder di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Tak hanya jajaran Polres Kutim, namun juga Pemkab Kutim ditingkat kecamatan, unsur TNI hingga masyarakat. Hasilnya satu demi satu pelaku kejahatan narkoba dapat diringkus dan diamankan.

Paling anyar, jajaran Polres Kutim melalui Polsek Muara Ancalong berhasil meringkus Amiruddin alias Amir (37) saat sedang sedang asik main biliar, di Biliar di Desa Long Lees Kecamatan Busang Kabupaten Kutai Timur, Senin (14/5/2018).

Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan didampingi Kasat Resnakoba Polres Kutim Iptu Abdul Rauf, Selasa (15/5/2018) kemarin mengatakan bahwa penangkapan kali ini merupakan hasil dari Opsnal Sat Resnarkoba Polres Kutim dan Anggota Polsek Muara Ancalong. 

Bermula dari laporan masyarakat setempat bahwa sering transaksi narkotika di Kecamatan Busang. Berangkat dari info warga jajarannya melakukan penyelidikan pada Senin (14/5) pukul 13.00 wita. Berkat kerjasama Unit Opsnal Sat Resnarkoba Polres Kutim dan anggota Polsek Muara Ancalong Bripda Syarul Ikram serta Babinsa Kecamatan Busang Sertu Kristianto akhirnya berhasil mengamankan Amin yang tengah asik main biliar.

"Dari penggeledahan terhadap Amir ditemukan 52 poket yang diduga narkoba jenis sabu dengan berat 17,53 gram. Didalam kantong celana depan sebelah kiri yang simpan dalam dompet kecil berwarna orange. Selain itu juga diamankan 1 buah handphone merek Samsung dan uang senilai Rp 3.200.000, sebuah timbangan, beberapa plastik selotip dan sedotan biru sebagai penakar," ungkap Teddy. 

Kemudian Amir beserta barang bukti dibawa ke Mako Polres Kutim guna pemeriksaan lebih lanjut. Teddy mengakui bahwa keberhasilan P4GN tak lepas dari kerjasama semua pihak. Seperti TNI dalam hal ini Kodim 0909 Sangatta, Pemkab Kutim, BNK dan para pihak lainnya. Dia menyebut upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di Kutim tidak bisa hanya dilakukan oleh aparat penegak hokum. Perlu kerjasama semua pihak. Seperti upaya pencegahan masalah penyalahgunaan obat batu merek "komix" yang saat ini semakin meningkat. Khususnya dikalangan remaja bahkan anak-anak di Kutim. 

Khusus persoalan “ngomix”, Pemkab Kutim belum lama ini dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat melakukan rapat koordinasi untuk membentuk tim terpadu dalam upaya P4GN. Tim tersebut rencannya melibatkan unsur BNK Kutim, Lembaga Adat, Granat Kutim, Polres Kutim, Lanal dan Kodim 0909 Sangatta, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak. Berikutnya Satpol PP, Camat, Dinas Pendidikan, Dinas Pemuda Olahraga, KNPI Kutim, Lembaga Perlindungan Anak, Bagian Hukum hingga Humas serta para pihak terkait lainnya. (hms15)


Berita Terkait



58 Peserta Berebut jadi yang Terbaik

SANGATTA- Pelaksanaan lomba...

Rabu, 24 Juli 2013 10:58:50

Lomba Penulisan Otda antar Pelajar di Manado

BERSAMA. Pemenang sayembara...

Rabu, 24 Juli 2013 11:02:12

Empat Orang Gepeng Diamankan

DITANYA. Anggota Satpol PP ...

Kamis, 25 Juli 2013 10:10:57

KPP Maksimalkan TPA Batota

SANGATTA- Tempat Pembuangan...

Kamis, 25 Juli 2013 10:14:58