Humas Kutim

  • SUKSESKAN GERBANG DESA MADU (GRAKAN PEMBANGUNAN DESA MANDIRI DAN TERPADU)

Karyawan KPC Eksperimen Diwaktu Senggang - Mobil Bekas Disulap Jadi Mobil Senilai 300 Juta Kutai Timur

Test Drive Mobil Listrik Karya Karyawan KCP Para Jurnalis Bergantian Merasakan Sensasi Mobil yang Nyaris Tak Terdengar Suara Mesin Itu (Wak Hedir/Humas)




SANGATTA – Bukannya menikmati waktu akhir pekan bersama keluarga, karyawan KPC Mining Support Division (MSD) dengan dukungan Department HSES System mengisi  waktu liburnya dengan bereksperimen mobil bekas Chevrolet Blazer menjadi mobil listrik pertama di Kutim. 

Karyawan yang berhasil mengubah mobil yang dulu berbahan bakar minyak (BBM) menjadi mobil listrik dengan dengan harga berkisar Rp 300 juta  tersebut yaitu, Wiwin - Manager Excavator Maintenance, Sahirul Alim – Supt Component Management), Eko Prasetyo – Planner Maintenance), Suhud Maryanto – Coordinator Component Management dan Oldwan Ferdalis – Specialist Maintenance Training), dibantu tim Light Vehicle Maintenance Section.

Sahirul Alim Supt Component Management mengungkapkan latar belakang pembuatan mobil listik itu, bahwa dari tahun 2015 Divisi MSD melalui tim khusus mengidentifikasi opsi-opsi pengembangan mobil listrik dan akhirnya diputuskan untuk memodifikasi mobil bekas menjadi mobil listrik. Tahapan selanjutnya adalah membuat desain dan membuat daftar komponen yang harus dibuat dan dibeli untuk membuat mobil listrik ini.

“Proses modifikasi mobil listrik ini dilakukan oleh engineer dan mekanik MSD dikerjakan secara bertahap disela-sela kesibukan tim. Sehingga pilot project mobil listrik sempat tersendat dikarenakan shortage man power dan kesibukan kegiatan maintenance regular,” ungkap Sahirul Alim pada  ekspos mobil listrik kepada wartawan Kutim, di kantor External KPC, Rabu (6/6).

Lebih jauh dijelaskan, tahun 2016 KPC kembali mencanangkan Pilot Project Mobil Listrik dalam OTP HSES 2016. Pekerjaan pembuatan mobil listrik kembali dilanjutkan dan  pada akhir 2016 mobil listrik secara fisik telah selesai serta prosedur untuk pengoperasian juga telah disiapkan. 

“Namun dalam uji coba masih ditemukan kekurangan-kekurangan, sehingga diperlukan perbaikan dan penyempurnaan. Kemudian, tahun 2017 tim khusus dari MSD melakukan perbaikan-perbaikan serta finalisasi prosedur pengoperasian mobil listrik, sehingga di akhir Q3 2017 mobil listrik KPC siap digunakan,” jelas Sahirul.

Untuk diketahui, dari serangkaian uji coba, mobil listrik karya karyawan PT KPC ini, diluar dugaan mendapat apresiasi masyakat ketika disertakan pada Indonesia CSR Award (ICA) 2017. Dewan juri ICA 2017, ketika bertandang ke Sangatta, 26 October 2017 lalu benar-benar terkesan dengan program konversi mobil listrik PT KPC karena suaranya lebih bagus dari Camry.(hms15)


Berita Terkait



58 Peserta Berebut jadi yang Terbaik

SANGATTA- Pelaksanaan lomba...

Rabu, 24 Juli 2013 10:58:50

Lomba Penulisan Otda antar Pelajar di Manado

BERSAMA. Pemenang sayembara...

Rabu, 24 Juli 2013 11:02:12

Empat Orang Gepeng Diamankan

DITANYA. Anggota Satpol PP ...

Kamis, 25 Juli 2013 10:10:57

KPP Maksimalkan TPA Batota

SANGATTA- Tempat Pembuangan...

Kamis, 25 Juli 2013 10:14:58