Humas Kutim

  • SUKSESKAN GERBANG DESA MADU (GRAKAN PEMBANGUNAN DESA MANDIRI DAN TERPADU)

Kutim Mulai Gelar Bimbingan Haji 2018 - Calhaj Diminta Disiplin Jalani Ritual Di Tanah Suci Keagamaan

Seskab Irawansyah saat membuka manasik haji Kutim 2018 (Syahid Humas)



SANGATTA-Penyelenggaraan Manasik Haji Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mulai digelar 28-29 Juni di Gedung Wanita, Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten, Bukit Pelangi, Sangatta. Tahapan bimbingan rutin yang diselenggarakan tiap tahun bagi para jamaah calon haji (calhaj) inj dibuka oleh Sekretaris Kabupaten H Irawansyah mewakili Bupati Kutim.


Seskab Irawansyah pada kesempatan dimaksud meminta calhaj untuk saling menghargai sesama. Artinya para calhaj disiplin menjalani setiap tahapan ritual haji, sehingga prosesnya menjadi lancar.


"Kan disana (Arap Saudi) nanti semua sudah terjadwal. Tapi terkadang ada aja yang terlambat. Nah itu membuat teman lain di kelompok terganggu. Jadi diusahakan on time (tepat waktu). Itu maksudnya saling menghargai, hargai kepentingan teman yang lain," pintanya saat membuka manasik haji 2018, Kamis (28/6/2018).


Khusus untuk tahapan bimbingan haji, Irawansyah meminta calhaj mengikuti manasik dengan serius. Agar semua tata cara hingga laranggan saat di tanah suci dapat dipahami. Selain itu calhaj menjaga kondisi tubuh dan kesehatan terutama saat wukuf di Arafah. Sebelum itu juga diharapkan selalu menjaga kondisi kesehatan agar tidak jatuh sakit hingga selesai ibadah haji.


"Jaga sampai sakit sebab akan mengikuti semua rangkai ibadah haji. Kami minta calhaj saat disana mendoakan pembangunan Kutim bisa berjalan lancar," harapnya.


Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kutim H Ambotang melaporkan bahwa, pada manasik calhaj kali ini, peserta akan diberikan materi panduan haji. 


"Materi yang disampai terkait kebijakan pemerintah Republik Indonesia, lalu bimbingan manasi haji dan umroh. Selanjutnya proses perjalan haji hingga bimbingan kesehatan jemaah haji," jelasnya.


Perlu diketahui Calhaj Kutim tahun ini tergabung di Klorer 4 dengan Kota Balikpapan dan Kutai Barat. Khusus Calhaj Kutim yang berangkat berjumlah 180. Rinciannya 178 calhaj dan dua petugas Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD). Diluar itu ada tiga penambahan kuota haji dari Provinsi Kalimatan Timur (Kaltim). 


Terakhir Ambotang mengingatkan agar calhaj tidak lupa bersyukur atas anugrah yang telah didapat. Karena banyak muslim lainnya masih berjuang menunggu giliran beribadah haji. Untuk itu diharapkan calhaj memanfaatkan dengan baik kesempatan saat berangkat menunaikan ibadah haji. (hms7)


Berita Terkait



58 Peserta Berebut jadi yang Terbaik

SANGATTA- Pelaksanaan lomba...

Rabu, 24 Juli 2013 10:58:50

Lomba Penulisan Otda antar Pelajar di Manado

BERSAMA. Pemenang sayembara...

Rabu, 24 Juli 2013 11:02:12

Empat Orang Gepeng Diamankan

DITANYA. Anggota Satpol PP ...

Kamis, 25 Juli 2013 10:10:57

KPP Maksimalkan TPA Batota

SANGATTA- Tempat Pembuangan...

Kamis, 25 Juli 2013 10:14:58