Humas Kutim

  • SUKSESKAN GERBANG DESA MADU (GRAKAN PEMBANGUNAN DESA MANDIRI DAN TERPADU)

Disperindag Dukung Program Pembentukan Kopontren Kutai Timur

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Edward Azran saat menjelaskan Kopontren

 
 
 
SANGATTA-Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) mendorong pemberdayaan umat lewat pengembangan koperasi pondok pesantren sebagai pusat pemberdayaan ekonomi rakyat. Program Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) kini tengah digalakkan di tiap pondok pesantren di seluruh Indonesia.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutim M Edwar Azran menyebutkan Pemkab  Kutim  terus mendukung peran koperasi menjadi kekuatan baru yang bisa mengakselerasi peningkatan daya saing industry dalam negeri terutama usaha kecil menegah (UKM).

“ Pengembangan kopontren di Kutim cukup potensial dengan melihat ada puluhan pesantren yang bisa dikembangkan menjadi andalan kekuatan ekonomi Kutim. Hendaknya dianalisis dengan baik, jangan terburu-buru dan focus dalam pembentukannya,” ujar Edward.

Edward menjelaskan bahwa penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan kewirausahawan (enterpreneurship), promosi dan pemasaran produk pesantren menjadi hal yang paling utama dalam pengembangan kopontren.
 
Tujuannya mendorong koperasi pesantren agar hidupkan kembali, sehingga para santri ini bisa mulai bekerja sendiri dan mempekerjakan masyarakat. Sehingga di tiap pondok pesantren dapat menciptakan ekosistem perekonomian di kalangan santri. Para santri dapat mencukupi kebutuhan dengan penghasilan tambahan dari kopontren.


"Kopontren bisa mulai dengan program usaha kecil seperti penjualan peralatan sekolah seperti buku, seragam, alat tulis sepatu. Jika sudah berhasil bisa mengembangkan sayap dengan bekerjasama dengan perusahaan dan perkebunan,” terangnya sesaat usai menghadiri lauchng SIP PDRB  di ruang Meranti kantor bupati, beberapa waktu lalu.


Namun Edward tidak lupa  mengingatkan tiap program kopontren yang digelontorkan nanti tetap berpedoman pada analisis keinginan dan kebutuhan pasar di masa depan.(hms7)


Berita Terkait



58 Peserta Berebut jadi yang Terbaik

SANGATTA- Pelaksanaan lomba...

Rabu, 24 Juli 2013 10:58:50

Lomba Penulisan Otda antar Pelajar di Manado

BERSAMA. Pemenang sayembara...

Rabu, 24 Juli 2013 11:02:12

Empat Orang Gepeng Diamankan

DITANYA. Anggota Satpol PP ...

Kamis, 25 Juli 2013 10:10:57

KPP Maksimalkan TPA Batota

SANGATTA- Tempat Pembuangan...

Kamis, 25 Juli 2013 10:14:58