Humas Kutim

  • SUKSESKAN GERBANG DESA MADU (GRAKAN PEMBANGUNAN DESA MANDIRI DAN TERPADU)

HUT Bayangkara Ke 72 Di Wahau Unik - Ratusan Warga Wehea Ikut Upacara Gunakan Pakaian Adat Kutai Timur

KapolreS Kutim Beserta Ratusan Warga Dayak Wehea Desa Bea Nehas Antusias Peringati HUT bayangkara ke 72 Memakai Pakaian Adat Mereka Di Lapangan.(Ist)
 


Upacara HUT Bhayangkara ke 72  yang digelar di Lapangan Desa Bea Nehas, Kecamatan Muara Wahau, tampak berbeda dari kebanyakan upacara yang digelar. Pasalnya semua penduduk desa Bea Nehas yang mayoritas merupakan suku dayak Wehea memakai pakaian adat mereka dalam melaksanakan upacara tersebut. Minggu (08/07/2018).

Kapolres Kutai Timur Teddy Ristiawan yang memimpin langsung upacara peringatan HUT Bhayangkara Ke 72 dalam sambutannya menuturkan bahwa Polri membutuhkan kerjasama dan dukungan dari masyarakat dalam melaksanakan tugas dan kewajiban yang sudah diamanatkan oleh negara. Untuk itu dia mengimbau agar seluruh warga dapat berperan aktif dan bekerja sama dengan Polri. Dia juga menambahkan bahwa kepercayaan publik terhadap Polri semakin meningkat. Hal ini membuktikan bahwa Polri dicintai oleh masyarakat.

"Polri tanpa dukungan masyarakat bukanlah apa apa, kebersamaan dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri lah yang membuat Polri menjadi lebih baik", ungkap Teddy. 

Dalam acara tersebut seluruh warga suku wehea melalui perwakilan desa dan lembaga adat desa menyatakan pernyataan sikap untuk mendukung dan terus bekerja sama dengan Polri, dalam memerangi tindak kriminal seperti narkoba yang jelas merusak generasi penerus bangsa. Selain itu warga juga mendeklarasikan bahwa warga Suku Wehea menolak dan anti Hoax.

Dalam acara tersebut jumlah peserta upacara mencapai ratusan orang dan didominasi oleh suku dayak, yang menggunakan pakaian adat tradisional lengkap dengan tombak dan mandau khas suku dayak. Kapolres Kutai Timur dalam kesempatan tersebut juga disuguhi dengan tarian-tarian tradisional adat dayak yang dibawakan oleh segenap warga dayak yang mengikuti upacara. Serta beberapa tarian khas seperti tarian perang, yang dibawakan oleh anak-anak. 

Antusiasme warga desa Bea Nehas dalam merayakan HUT Bhayangkara ke 72 mendapat apresiasi dari Kapolres Kutim, Teddy Ristiawan yang pada akhir acara membagikan puluhan door prize untuk para peserta upacara(hms15)


Berita Terkait



58 Peserta Berebut jadi yang Terbaik

SANGATTA- Pelaksanaan lomba...

Rabu, 24 Juli 2013 10:58:50

Lomba Penulisan Otda antar Pelajar di Manado

BERSAMA. Pemenang sayembara...

Rabu, 24 Juli 2013 11:02:12

Empat Orang Gepeng Diamankan

DITANYA. Anggota Satpol PP ...

Kamis, 25 Juli 2013 10:10:57

KPP Maksimalkan TPA Batota

SANGATTA- Tempat Pembuangan...

Kamis, 25 Juli 2013 10:14:58