Humas Kutim

  • SUKSESKAN GERBANG DESA MADU (GRAKAN PEMBANGUNAN DESA MANDIRI DAN TERPADU)

KNPI Kutim Gelar Seminar Lingkungan - Kolaborasi Segitiga Emas Wujudkan Sangatta Bersih

JUMPERS: Ketua DPD KNPI Kutim Munir (tengah) didampingi panitia 1070 relawan dan seminar nasional lingkungan hidup menjelaskan konsep kegiatan dihadapan wartawan. Foto: Irfan/humas
 
 
SANGATTA-Perlu perencanaan cukup lama hampir 10 bulan tepatnya pada Oktober 2017 oleh DPD KNPI Kutai Timur (Kutim) mengerakkan 1070 relawan dan seminar nasional lingkungan hidup yang akan digelar pada Rabu (11/7) besok di Gedung Serba Guna (GSG) Bukit Pelangi.

Dikatakan Ketua DPD KNPI Kutim Munir Perdana berawal dari bentuk apresiasi atas gagasan-gagasan yang muncul oleh pemuda-pemudi yang tergabung dalam Induk organisasi kepemudaan untuk wilayah Kutim tercetus kegiatan ini.

“Lewat program kerja dari Bidang Lingkungan Hidup di DPD KNPI Kutim ini mampu mengubah lingkungan di Sangatta Utara dapat menjadi contoh lebih baik dalam konsep kota yang bersih, asri, dan hijau. Dan patut diketahui jika kegiatan seminar nasional ini terbuka untuk umum dan juga gratis,” tegasnya.

Ditambahkan Munir, gerakkan ini tidak saja melibatkan pemuda-pemudi di DPD KNPI, namun turut melibatkan 1070 relawan lingkungan hidup yang diambil dari perwakilan pemuda-pemudi dari 214 Rukun Tetangga (RT) yang ada di Sangatta Utara. 

“Dengan asumsi masing-masing RT mengirimkan perwakilan sebanyak 5 orang warganya, untuk terlibat dalam gerakkan yang diharapkan menjadi pilot project bagi kegiatan-kegiatan sejenis di tanah air,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD KNPI Kutim Arham menambahkan jika apa yang dilakukan oleh KNPI Kutim merupakan tindak dan langkah nyata dilapangan terkait program-program yang telah disusun oleh organisasi, dalam hal ini sesuai dengan acuan pada Rapat Kerja (Raker) yang dilakukan pada tahun 2017 lalu. Kerjasama segitiga emas yang melibatkan masyarakat-KNPI, Pemkab Kutim, maupun pihak swasta yakni PT Kaltim Prima Coal (KPC).

“Kegiatan ini jadi wujud menggerakkan seluruh elemen di masyarakat di Kutim, baik itu dari pihak pemuda-pemudi, Pemkab Kutim, maupun peran serta pihak swasta, dalam hal ini keterlibatan aktif perusahaan batubara terbesar di Indonesia yakni PT KPC. Namun juga akan masuk dalam ranah gerakkan lingkungan tingkat nasional, yang mana pihak Dirjen Pengelolan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kehutanan, serta didukung oleh aktivis-aktivis nasional yang selama ini bergerak di bidang penyelamatan lingkungan,”tutupnya. (hms13)


Berita Terkait



58 Peserta Berebut jadi yang Terbaik

SANGATTA- Pelaksanaan lomba...

Rabu, 24 Juli 2013 10:58:50

Lomba Penulisan Otda antar Pelajar di Manado

BERSAMA. Pemenang sayembara...

Rabu, 24 Juli 2013 11:02:12

Empat Orang Gepeng Diamankan

DITANYA. Anggota Satpol PP ...

Kamis, 25 Juli 2013 10:10:57

KPP Maksimalkan TPA Batota

SANGATTA- Tempat Pembuangan...

Kamis, 25 Juli 2013 10:14:58