Humas Kutim

  • SUKSESKAN GERBANG DESA MADU (GRAKAN PEMBANGUNAN DESA MANDIRI DAN TERPADU)

Ayo Ajak Anak-Anak Imunisasi MR ! - Cegah Penyakit Campak dan Rubella Sosial & Kesehatan

 Bupati Kutim H Ismunandar (dok humas)


SANGATTA- Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) mulai intens menggalakkan program imunisasi pada anak. Khususnya yang sedang gencar dilalukan saat ini yakni imunisasi Measless Rubella (MR). Imunisasi ini diberikan kepada anak-anak dengan tujuan mengeliminasi penyakit campak dan mengendalikan rubella.

Kampanye dan ajakan agar anak usia 9 bulam hingga 15 tahun mendapatkan imunisasi MR juga disampaikan langsung Bupati Kutim H Ismunandar. Pesan melalui jejaring sosial, videotron maupun media lainnya.

"Saya Ir H Ismunandar MT, Bupati Kutai Timur dengan ini mengajak semua masyarakat Kutai Timur untuk menyukseskan imunisasi massal Measless Rubella (MR) bagi anak usia 9 bulan sampai dengan 15 tahun," ajak Ismu, dalam pesan Audio Visual yang diproduksi Bagian Humas dan Protokol bekerjasama dengan Dinas Kesehatan, Senin (30/7/2018) lalu. 

Ismu yang aktif menahkodai PMI Kuyim menjelaskan, imunisasi MR berguna untuk mencegah anak anak kita dari penyakit campak dan rubela yg sangat berbahaya. Campak bisa menyebabkan komplikasi berat sampai kematian. Rubella bisa menyebabkan kecacatan pada bayi baru lahir. Dalam pesan dan imbauannya memyampaikan pula bahwa program imunisasi ini dilalukan serentak di sekolah-sekolah, Agustus 2018 dan di Posyandu serta Puskesmas pada September 2018. 

"Ayo, lindungi buah hati anda dari penyakit Campak dan Rubella," tutup Ismu.

Sebagai informasi tambahan diketahui bahwa virus campak jika mengenai anak sehat bisa menimbulkan penyakit ringan seperti ruam, merah-merah. Namun bisa berdampak pada penyakit yang lebih berat yaitu pneumonia atau radang paru-paru bahkan bisa meninggal. Selain itu juga bisa mengalami hal lebih berat lagi seperti kejang-kejang dan kelumpuhan yang berujung pada kematian. Sekalipun selamat penderita bisa mengalami komplikasi. Perkembangan anak menjadi tidak baik sehingga menjadi beban bagi orang tua.

Sementara itu virus rubella bila mengenai anak akan berdampak pula. Kalau ringan hanya merah-merah biasa, tapi jika mengenai ibu hamil maka bayinya akan menderita. Pertama kelainan otak, kedua kelainan di bagian penglihatan mengakibatkan anak bisa buta. Ketiga kelainan di pendengaran anak menjadi tuli. Keempat jantung anak bisa alami kebocoran. Karena syndorme rubella ini sangat berat, maka harus dicegah. Cara mencegahnya dengan vaksinasi. Anak sehat dengan imunisasi. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa pasti ada gejala atau kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI). Bisa gejala ringan bisa paling berat. Contoh gejala ringan seperti merah-merah. (hms3)


Berita Terkait



Soal Tarif PDAM Yang Bakal Naik - Bupati: Pastikan Tidak Memberatkan Warga

Bupati saat ...

Rabu, 9 Agustus 2017 13:41:40

Silaturahmi Bapor Korpri Kutim-Bontang

Penuh kebers...

Sabtu, 2 September 2017 00:16:54

Mendikbud dan Dirjen Kebudayaan Dukung Sangkulirang Rock Art

Mendikbud Mu...

Senin, 2 Oktober 2017 10:21:37

HUT ke-18 Kutim Dilaksanakan Sederhana Namun Tetap Semarak

Suasana Coff...

Selasa, 3 Oktober 2017 10:05:27