Humas Kutim

  • SUKSESKAN GERBANG DESA MADU (GRAKAN PEMBANGUNAN DESA MANDIRI DAN TERPADU)

Calhaj Kembali Diberi Bimbingan dan Pencerahan Keagamaan

Profesor Aswaji sedang memberikan bimbingan dan pencerahan di masjid si hotel Al Aseel (Wardi Humas)
 
 
 
MAKKAH- Guna menambah pengetahuan dan wawasan serta kelancaran pelaksanaan haji pada 9 Dzulhijjah nanti, calon jamaah haji Indonesia, termasuk Kutim yang tergabung dalam kloter 4 Balikpapan, yang menginap di Hotel Al Aseel, Makkah, kembali mendapat bimbingan haji pencerahan dari Petugas Haji Indonesia.

Pencerahan disampaikan Prof Aswaji dari Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), pada Sabtu (4/8/2018), usai salat Magrib di masjid hotel Al Aseel, tempat menginap para jamaah calon haji sektor 5. Selain pencerahan masalah ibadah haji agar calon jamaah Indonesia dapat melaksanakan ibadah haji pada 9 Dzulhijjah nanti berjalan lancar. Dijelaskan, pembinaan ini untuk memantapkan seluruh jamaah dalam melaksanakan ibadah selama di tanah suci Makkah dan menjadi haji mabrur. 

"Jika selama ini semua jamaah mendapat bimbingan dari pembimbing haji di daerah, kami dari Kemenag kembali ingin mengingatkan kepada jamaah. Dan kami juga ingin memberikan pelayanan yang terbaik kepada para jamaah," kata Aswaji.

Menurut Aswaji yang juga sebagai petugas haji Indonesia ini, seluru jamaah calon haji Indonesia yang berangkat ke tanah suci tahun ini berjumlah 221 ribu. Dan, semuanya harus dilayani dan diberikan bimbingan dengan baik, meski tetap saja ada kekurangan," katanya.

Menurut Aswaji, hingga hari ini, Sabtu (4/8/2018) jamaah calon haji Indonesia yang meninggal tercatat 28 orang, sedangkan yang sakit dan masih dirawat di rumah sakit ada 40 orang. Untuk itu, dia mengajak kepada calon jamah haji yang ada di hotel Al Aseel ini untuk berdoa, agar yang sakit bisa cepat sembuh, sehingga pada saat puncak wukuf nanti bisa sehat dan melaksanakan wukuf bersama.

Sedangkan KH M Syafei dari Pondok Pesantren sebagai konsultan pelaksanaan haji Indonesia kembali mengingatkan kepada calon jamaah haji dari Indonesia, untuk tetap mengikuti arahan dan bimbingan yang sudah dilakukan masing-masing petugas dan pembimbing haji di daerah sebelum berangkat ke tanah suci. 

Pihaknya juga meminta agar tahapan prosesi pelaksanaan haji maupun umroh,  baik larangan atau yang lainnya dipatuhi dengan baik. "Jangan sampai dilanggar, sehingga harus selalu diingat dan saling mengingatkan satu sama lainnya," kata Syafie. (hms2)


Berita Terkait



58 Peserta Berebut jadi yang Terbaik

SANGATTA- Pelaksanaan lomba...

Rabu, 24 Juli 2013 10:58:50

Lomba Penulisan Otda antar Pelajar di Manado

BERSAMA. Pemenang sayembara...

Rabu, 24 Juli 2013 11:02:12

Empat Orang Gepeng Diamankan

DITANYA. Anggota Satpol PP ...

Kamis, 25 Juli 2013 10:10:57

KPP Maksimalkan TPA Batota

SANGATTA- Tempat Pembuangan...

Kamis, 25 Juli 2013 10:14:58