Humas Kutim

  • SUKSESKAN GERBANG DESA MADU (GRAKAN PEMBANGUNAN DESA MANDIRI DAN TERPADU)

Program PSF Berakhir, Guru SDN Filial 013 Semakin Berkualitas Pendidikan

Eko Herfianto Program Manager PSF Saat Menyampaikan Laporan Program Pembangunan SDN Filial 013 Keraitan Bengalon (Foto : Wak Hedir/Humas)

 
SANGATTA -  Program Manager PSF Eko Herfianto mengatakan program pembangunan sekolah berbasis budaya di SDN 013 Filial, Desa Keraitan telah dimulai sejak tahun 2015 - 2018. Dikatakan kegiatan serah terima tahun ketiga merupakan penanda berakhirnya seluruh rangkaian program SDP. Serta serah terima tanggung jawab program kepada PT Kaltim Prima Coal (KPC) selaku donatur utama dan Dinas Pendidikan (Disdik) serta kalangan penerima manfaat program yang akan melanjutkan pengembangan dan keberlanjutan program dimasa mendatang. 

"Serangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan diantaranya need assessment, workshop pengembangan manajemen sekolah, workshop pengembangan profesionalisme guru, sampai dengam evaluasi program," tambah Eko. 
 
Dari program yang sudah dilakukan, Eko menyampaikan pihaknya sangat bangga karena banyak sekali perubahan yang terjadi. Diantaranya 84,8 persen guru telah menggunakan alat dan media secara baik untuk mempermudah pemahaman siswa. Selanjutnya 64 persen sarana dan prasarana yang tersedia di SDN 013 Filial Bengalon. Berikutnya 81,5 persen kualitas mengajar guru mengalami peningkatan dan guru telah menerapkan pembelajaran aktif serta 83,1 persen guru menerapkan berbagai tehnik dalam penilaian kemajuan siswa. 


"Terima kasih kepada PT KPC yang telah bekerjasama dengan Poetra Sampoerna Fondation - School Development Utreach melaksanakan program pembangunan Sekolah Berbasis Kebudayaan di SDN Filial 013 Bengalon, di Desa Keraitan, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur," Ucap Eko. 

Eko menyebut program ini dapat berjalan dengan baik, berkat dukungan semua pihak, seperti  Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan, masyarakat Adat Dayak Basap dan segenap keluarga besar Sekolah SDN 013 Bengalon sebagai sekolah induk.

"Kami percaya, semakin banyak pihak yang terlibat dalam peningkatan kualitas dan pengembangan sekolah untuk masa depan. Maka Indonesia dapat menciptakan lebih banyak pemimpin masa depan yang berkualitas dan memperbesar peluang kita, untuk membangun Indonesia yang lebih baik dan mampu bersaing menghadapi tantangan global," ujar Eko Herfianto. (hms15)


Berita Terkait



58 Peserta Berebut jadi yang Terbaik

SANGATTA- Pelaksanaan lomba...

Rabu, 24 Juli 2013 10:58:50

Lomba Penulisan Otda antar Pelajar di Manado

BERSAMA. Pemenang sayembara...

Rabu, 24 Juli 2013 11:02:12

Empat Orang Gepeng Diamankan

DITANYA. Anggota Satpol PP ...

Kamis, 25 Juli 2013 10:10:57

KPP Maksimalkan TPA Batota

SANGATTA- Tempat Pembuangan...

Kamis, 25 Juli 2013 10:14:58