Humas Kutim

  • SUKSESKAN GERBANG DESA MADU (GRAKAN PEMBANGUNAN DESA MANDIRI DAN TERPADU)

Komitmen Sinar Mas di Kemitraan Sawit - Akomodir Gebrakan Koperasi Binaan dan PPL Pertanian

KOMITMEN BERSAMA: Bupati Ismunandar menyaksikan CEO Perkebunan Sinar Mas wilayah Kaltim Suryanto Bun (batik hitam) meneken kesepakatan bersama MoU program kemitraan sawit. (Foto: Irfan/humas)
 
 
MUARA WAHAU-Sejumlah terobosan penandatanganan Mou dalam program kemitraan dan peremajaan kebun swadaya di Club House Sinar Mas di Desa Jak Luay Kecamatan Muara Wahau, Rabu (3/10), menghasilkan kesepakatan. Menurut CEO Perkebunan Sinar Mas wilayah Kaltim Suryanto Bun dalam kondisi apapun Sinar Mas melalui perusahaan kelapa sawit (PKS)-nya PT Kresna Duta Agro (KDA) sudah sejalan mengakomodir gebrakan koperasi binaan yaitu kongbeng bersatu dan tentunya ide kreativitas dari Petugas Penyuluh Lapangan (PPL).

“Walaupun tahun ini kita mengalami krisis ekonomi berdampak dari produksi sawit lewat perang dagang Tiongkok- Amerika, namun ini tidak menjadi keluhan. Peranan koperasi dan PPL sudah punya pengalaman. Melihat hasil produksi tahun ini PKS bertambah 30 ton sawit, jadi sekarang bisa menghasilkan produktivitas 185 ton sawit. Kami terus berusaha mencapai target terpenuhi,” ucapnya.

Suryanto juga menambahkan untuk desa binaan yang belum bermitra silahkan bersama PT KDA. Jalurnya bisa lewat koperasi kongbeng bersatu sebagai contoh.

“Hari ini kita telah memasuki babak baru MoU. Jaminan petani tetap baik, karena Sinar Mas menggaransi kepercayaan dengan memberikan layanan terbaik menjadi modal produksi swadaya maupun plasma,” jelasnya.


Dirinya pun mengharapkan ada beberapa desa bisa bergabung karena sampat saat ini belum semua desa punya inisiasi koperasi bermitra. Untuk itu momen ini dimanfaatkan. Peluang cukup besar.

“Saat ini produksi sedang bagus-bagusnya bagaimana target kedepan produktivitas meningkat. Keunggulan Sinar Mas selalu bisa membedakan bibit plasma maupun bibit swadaya. Jadi menanamnya tidak asal-asalan,” tuturnya.

Pria berkacamata ini juga menerangkan jika produksi gagal yang diributkan pasti sasarannya perusahaan. Untuk itu PT KDA mengantisipasi hal ini tidak terjadi dengan mengembangkan kultur jaringan. Mulai dari tahan bibit geoterma dari hama maupun kekeringan agar bagaimana bibit produktivitas tinggi tapi pohonnya rendah ini menjadi perencanaan proses kerja manajemen.

“Ini suatu pemikiran MoU contohnya petani pensiun tetap berjalan memaksinalkan potensi ilmunya tetap berlanjut. Tanda tangan secara resmi namun perjanjiannya tetap berlaku. Selain itu inisiasi tabungan replanting hingga 2026 melakukan mempersiapkan peremajaan, yaitu koperasi lain bisa mencontoh koperasi kongbeng bersatu dibawah naungan Sinar Mas. Kami juga didukung perizinan  Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO),” tutupnya. (hms13)


Berita Terkait



58 Peserta Berebut jadi yang Terbaik

SANGATTA- Pelaksanaan lomba...

Rabu, 24 Juli 2013 10:58:50

Lomba Penulisan Otda antar Pelajar di Manado

BERSAMA. Pemenang sayembara...

Rabu, 24 Juli 2013 11:02:12

Empat Orang Gepeng Diamankan

DITANYA. Anggota Satpol PP ...

Kamis, 25 Juli 2013 10:10:57

KPP Maksimalkan TPA Batota

SANGATTA- Tempat Pembuangan...

Kamis, 25 Juli 2013 10:14:58