Humas Kutim

  • SUKSESKAN GERBANG DESA MADU (GRAKAN PEMBANGUNAN DESA MANDIRI DAN TERPADU)

Program Kemitraan Jawab Kegalauan Petani - Langgengkan Pengembangan Perkebunan Sawit Pertanian

SIAP SEARAH: Waluyo dari PT KDA bersalaman dengan Bupati Ismunandar disaksikan Ketua Koperasi Kongbeg Bersatu Agus Taman (paling kanan). Foto: Irfan/humas


SANGATTA-Dari data 2018 Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Kaltim tercatat luasan areal perkebunan sawit di Kaltim sudah mencapai 1,2 Juta hektare. Kutai Timur (Kutim) pun menjadi daerah terbesar penghasil sawit menempati angka 461 hektare. Salah satu perwakilan top manajemen Sinar Mas dari PT Kresna Duta Agro (KDA) Waluyo menuturkan kini perkebunan sawit Sinar Mas sudah sebesar 40.000 hektare. 

“Ini pun dibagi manjadi dua yaitu 24.000 hektare digunakan sebagai kebun inti dan sisanya 16.000 hektare dimanfaatkan untuk kebun plasma. Dari 16.000 hektare itu kembali dipecah dua bagaian untuk 8.000 hektare fokus ke plasma dan 8.000 hektare swadaya,” jelasnya dalam sambutan singkat MoU kemitraan sawit di Club House Sinar Mas.

Dirinya pun menambahkan kegiatan MoU ini sebagai follow up koperasi binaan kongbeng bersatu dengan Petugas Penyuluh Pertanian (PPL).

“Ada kegalauan sawit kita kedepan seperti apa dikelola dan bagaimana manajemennya. Akhirnya diteruskan ke Sinar Mas memberikan lampu hijau dan respon positif yaitu mengambil langkah Replanting (penanaman ulang) menggenjot produktivitas hasil sawit,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Koperasi Kongbeng Bersatu Agus Taman menjelaskan kelompok petani dibawah koordinasinya sudah bekerja sama dengan Sinar Mas sejak 2005. Konsepnya dikebut yaitu mencari solusi terbaik hasil produksi sawit tidak berjalan ditempat, selain itu disupport oleh Sinar Mas untuk peningkatan kualitas sawit.

“Sudah ada sekitar 6 koperasi desa bersinergi dan kelompok tani binaan koperasi bergabung. Nah untuk menguatkan kemitraan, saya mengikat bersama petani lainnya dengan adanya tali ikatan persaudaraan. Untuk diketahui total produksi di kisaran 1 bulan bisa mencapai 10 Ribu Ton dengan luasan 3.688 hektare. Jika dirupiahkan bisa menyentuh angka Rp 10 - 15 Miliar,” katanya.

Agus menegaskan komitmennya mendukung program Sinar Mas lewat kegiatan ini semua pihak yang terlibat saling menguntungkan. 

“Langkah kedepan dengan Disbun Kutim bisa dimudahkan dalam legalitas penguatan anggota atau perkelompok sampai di kabupaten. Manajemen apapun kami siap jalankan dengan profesional,” tutupnya. (hms13)


Berita Terkait



58 Peserta Berebut jadi yang Terbaik

SANGATTA- Pelaksanaan lomba...

Rabu, 24 Juli 2013 10:58:50

Lomba Penulisan Otda antar Pelajar di Manado

BERSAMA. Pemenang sayembara...

Rabu, 24 Juli 2013 11:02:12

Empat Orang Gepeng Diamankan

DITANYA. Anggota Satpol PP ...

Kamis, 25 Juli 2013 10:10:57

KPP Maksimalkan TPA Batota

SANGATTA- Tempat Pembuangan...

Kamis, 25 Juli 2013 10:14:58