Humas Kutim

  • SUKSESKAN GERBANG DESA MADU (GRAKAN PEMBANGUNAN DESA MANDIRI DAN TERPADU)

Kutim Peduli Bencana Sulteng - Kirim Bantuan Hampir Rp 2 Miliar Sosial & Kesehatan

Foto Bersama Bupati Kutim, Wabup bersama dan unsur FKPD, Managemen PT KPC Beserta Kepala OPD di Lingkup Pemkab Kutim, Dalam Penyerahan Bantuan Gempa Tsunami di Depan Kantor Bupati Kutim (Wak Hedir/Humas Kutim)


SANGATTA – Masyarakat Kabupaten Kutai Timur (Kutim) peduli gempa dan tsunami yang terjadi di Palu, Donggala dan Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada 28 September 2018 lalu. Bantuan mulai dikirimkan dari Sangatta ke Sulteng via Balikpapan pada Kamis (4/10/2018). Untuk selanjutnya diterbangkan dengan pesawat Hercules.

Bantuan berupa uang dan barang yang terkumpul diperkirakan nilainua mencapai kurang lebih Rp 2 miliar. Bantuan yang dihimpun melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kutim ini, diangkut dengan menggunakan 5 kendaraan besar. Terdiri dari 3 truk container dan dua dum truk. Prosesi pelepasan tim dan bantuan dilakukan Bupati Kutim H Ismunandar didampingi Wakil Bupati Kutim H Kasmidi Bulang, di depan Kantor Bupati, Pusat Perkantoran Bukit pelangi Sangatta. Turut disaksikan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan, perwakilan Dandim 0909/Sangatta, perwakilan Danlanal Sangatta, perwakilan Kajari, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kutim, Managemen PT Kaltim Prima Coal (KPC) serta masyarakat.

Ismunandar mengatakan, bantuan merupakan bentuk kepedulian masyarakat Kutim, atas bencana alam yang dialami warga Donggala, Palu dan Sigi. Orang nomor satu di Pemkab Kutim ini berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan mengurangi beban korban gempa dan tsunami.

“Masyarakat Kutim peduli, terhadap gempa dan tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala serta daerah sekitarnya. Atas nama Pemerintah Kutai Timur, saya juga mengucapkan terima kasih, atas kepedulian masyarakat terhadap saudara-saudara kita yang terkena bencana. Mudah-mudahan apa yang kita berikan besar manfaatnya untuk mereka,” ucap Ismunandar, yang mengenakan baju adat (miskat) warna biru.

Sebelumnya, Kepala Dinas sosial Kutim, Jamiatulkhair Daik melaporkan hasil pengumpulan dana gempa tsunami Palu dan Donggala melalui posko Dinas Sosial Kutim, berupa uang tunai mencapai Rp 818.782.200 rupiah.

“Sumbangan berupa uang, Pemkab Kutim Rp 500.000.000, Ketua DPRD Rp 100.000.000, anggota DPRD Rp 21.000.000, gabungan OPD Rp 137.823.000, TP PKK Kutim Rp 10.000.000 juta, warga Kecamatan Sangatta Utara Rp 2.870.000 juta, SMA 1 Ranpul Rp 10.290.000, alumni SMK Negeri 1 Sangatta Utara Rp Rp 2.62.000. PDAM Sangatta Rp 5.000.000,  PT Palma Serasi Group Rp 5.000.000 juta, kelompok Dialog Pak De Rp 6.500.000 juta, Karang Taruna Singa Gewe Sangatta Selatan Rp 2.400.000, total dana berupa uang Rp 818.782.200,” ungkap Jami.

Sedangkan bantuang berupa barang, sambung Jami, dari Pemkab Kutim berupa sembako senilai Rp 100.000.000. Terdiri dari air mineral aqua 500ml sebanyak 200 dus, beras setengah ton, le mineral 100 dus, mie instan 500 dus, biscuit kongguan 300 kaleng, sarden 250 kaleng. 

Penggalangan bantuan oleh Polres Kutim, beras 10kg sebanyak 4 sak, beras 5kg 22 sak, minyak goreng 22 bungkus, gula 22 plastik, the kota 22 dus, kopi 22 bungkus, susu 22 kaleng, mie instan 83 dus, kue ilat sapi 108 kotak, sarden 1 kotak, biscuit 50 kotak. 

KPC juga salurkan bantuan senilai Rp 250 juta berupa barang diangkut dalam 2 truk container terdiri dari beras 3 ton, le mineral 700 dus, mie instan 300 dus, gula 15 dus (kopi teh, susu anak/bayi, popok bayi 75 dus)selimut 100 lembar, pakaian dalam anak-anak 100 dus, pakaian dewasa 100 dus, pakaian dalam wanita 100 dus, perlengkapan bayi dan  minyak goreng. Serta masing banyak bantuan berupa bahan makanan dan pakaian yang masih layak pakai, sumbangan dari berbagai organisasi kemasyarakatan lainnya. 

Untuk pendistribusian barang bantuan, lanjut Jami, Dinas sosial Kutim sudah melakukan komunikasi dengan tim evakuasi Balikpapan, melalui kepala dinas sosial Balikpapan. Selanjutnya barang bantuan akan diterbangkan melalaui pesawat hercules.

“Rencana awal kita akan kirim melalui Kapal Kudungga, namun melihat kondisi yang tidak memungkinkan akhirnya kita sepakati melalui pesawat Hercules. Malam ini akan kita kirim, besok akan diserahkan di Kantor Wali Kota Balikapapan,” terang Jamiatulkhair.  (hms15)


Berita Terkait



58 Peserta Berebut jadi yang Terbaik

SANGATTA- Pelaksanaan lomba...

Rabu, 24 Juli 2013 10:58:50

Lomba Penulisan Otda antar Pelajar di Manado

BERSAMA. Pemenang sayembara...

Rabu, 24 Juli 2013 11:02:12

Empat Orang Gepeng Diamankan

DITANYA. Anggota Satpol PP ...

Kamis, 25 Juli 2013 10:10:57

KPP Maksimalkan TPA Batota

SANGATTA- Tempat Pembuangan...

Kamis, 25 Juli 2013 10:14:58