Humas Kutim

  • SUKSESKAN GERBANG DESA MADU (GRAKAN PEMBANGUNAN DESA MANDIRI DAN TERPADU)

PRKE Diramaikan 130 Stand - Ajang Promosi Tiga Pilar Ekonomi Umum & Ekonomi

WOW ENAK: Bupati Ismunandar bersama rombongan tampak menikmati sajian produk UMKM di stan kecamatan dalam pembukaan PRKE 2019. (Foto: Irfan/humas)


SANGATTA- Bupati Kutai Timur (Kutim) Ismunandar resmi membuka pagelaran tahunan Pekan Raya Kutim Expo (PRKE) 2019 garapan Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP),  memperingati HUT Kutim ke 19 di area Graha Expo, Bukit Pelangi, Senin (8/10/2018).

Ajang pameran promosi pembangunan sekaligus potensi daerah itu diikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Kutim, 18 stan kecamatan se-Kutim, TNI-Polri, perbankan, pelaku dunia usaha, UMKM, kuliner, lembaga pendidikan, hingga perusahaan swasta.

Secara simbolis Ismunandar didampingi Wabup Kasmidi, Seskab Irawansyah, dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) memotong pita tanda dibukannya PRKE 2018. Disambut tarian daerah sekitar Pukul 11.00 Wita. Sekitar dua jam mengelilingi stan pemeran, Ismu dan rombongan cukup menikmati sajian makanan hasil UMKM di 18 Kecamatan dari Teluk Pandan hingga Sandaran. Ada juga beberapa olahan kerajinan anyaman hingga cenderamata direspon positif oleh Ismu.

Ismu menuturkan PRKE tetap menjadi kegiatan andalan tahunan sebagai laporan hasil pembangunan. Sekaligus promosi dari sisi pemerintah hingga lembaga vertikal, pengusaha serta perusahaan yang berada di Kutim.

“Tiga pilar ini menjadi satu kesatuan denyut nadi ekonomi membangun Kutim," sebutnya.

PRKE juga dijadikan pemanasan kemeriahan Kutim, sebagai gebrakan event yang menarik untuk bisa dinikmati seluruh warga Sangatta. Sekaligus gaung menyambut Porprov VI/ Kaltim sebagai tuan rumah.

Sementara itu, Muhammad Yani dari DPM-PTSP mengutarakan PRKE ini diisi 130 stand. Terdiri dari 75 stand indoor untuk OPD, 15 stand indoor. Lantai 2 digunakan food festival, 10 tenda outdoor khusus perusahaan dan 30 tenda outdoor jatah UMKM.

“Jadi totalnya ada 130 stand memamerkan program pembangunan, potensi investasi, produk unggulan, pariwisata, industri perdagangan Kutim. Tidak hanya itu ada pagelaran seni dan budaya serta lomba tradisional,” tegasnya.

Ditambahkan Yani mengenai lingkup lokasi pameran yang dilaksanakan di indoor Graha Expo menggunakan tenda stand OPD berukuran 3,5m x 2,5m dan untuk tenda UMKM 2,5m x 2,5m. Khusus di outdoor tenda berukuran 3m x 3m. Di dalam graha terdapat mini stage. Diluar graha terdapat panggung besar sebagai hiburan rakyat. 

Dihari pembukaan ini pun antusias pengunjung cukup membludak rata-rata memborong makanan hingga minuman hingga yang hanya berjalan-jalan saja. (hms13)


Berita Terkait



58 Peserta Berebut jadi yang Terbaik

SANGATTA- Pelaksanaan lomba...

Rabu, 24 Juli 2013 10:58:50

Lomba Penulisan Otda antar Pelajar di Manado

BERSAMA. Pemenang sayembara...

Rabu, 24 Juli 2013 11:02:12

Empat Orang Gepeng Diamankan

DITANYA. Anggota Satpol PP ...

Kamis, 25 Juli 2013 10:10:57

KPP Maksimalkan TPA Batota

SANGATTA- Tempat Pembuangan...

Kamis, 25 Juli 2013 10:14:58