Humas Kutim

  • SUKSESKAN GERBANG DESA MADU (GRAKAN PEMBANGUNAN DESA MANDIRI DAN TERPADU)

Penyampaian Nota RAPBD TA 2019 - Pendapatan Daerah Rp 2,89 T Pemerintahan

Bupati Ismunandar didampingi Wabup Kasmidi Bulang mewakili Pemkab Kutim menyampaikan Nota Pengantar RAPBD TA 2019 pada Rapat Paripurna DPRD Kutim. (Alvian Humas)

SANGATTA- Usai penandatanganan  Kebijakan Umum Anggaran dan Program Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) pada pertengahan Agustus lalu, pada Senin (8/10/2018), Bupati Ismunandar didampingi Wakil Bupati Kasmidi Bulang mewakili Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) menyampaikan Nota Pengantar Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun anggaran 2019 dalam Rapat Paripurna ke 31 di ruang Sidang Utama DPRD Kutim.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Mahyunadi, dihadiri 21 anggota DPRD. Pejabat lingkup Pemkab dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD). Sebelum penyampaian Nota Pengantar  RAPBD 2019 ini,  telah dilakukan pembahasan KUA-PPAS secara bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran DPRD Kutim. Dalam rapat tersebut ditetapkan RAPBD sebesar Rp 2,89 trilyun.

Di dalam Nota Pengantar RAPBD TA 2019, sejalan dengan tema pembangunan nasional yang tertuang dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2019. Yakni pemerataan pembangunan untuk pertumbuhan berkualitas dan tema RKPD Daerah Provinsi Kaltim 2019. Yaitu memperkuat daya saing investasi untuk mempercepat  hilirisasi industri.

"Dengan melihat kondisi sekarang ini, permasalahan yang dihadapi serta potensi wilayah yang dimiliki, maka Kutim menetapkan tema pembangunan yakni pemantapan produksi pangan dan komoditas unggulan," sebut Bupati Kutim Ismunandar.

Secara rinci struktur anggaran pemerintah dalam RAPBD TA 2019 adalah Pendapatan Daerah Rp 2,89 trilyun. Bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp 116,58 miliar, Dana Perimbangan Rp 2,04 trilyun dan pendapatan lain-lain yang sah Rp 732,53 miliar.

Kemudian belanja daerah yang disusun harus menjadi stimulus perekonomian daerah serta harus memperhatikan kemampuan keuangan daerah. Belanja daerah direncanakan sebesar Rp 2,94 trilyun. Terdiri dari Belanja Tidak Langsung direncanakan sebesar Rp 1,3 trilyun terbagi atas belanja pegawai, belanja subsidi, hibah, bantuan sosial dan belanja bantuan keuangan kepada pemerintah desa.

Selanjutnya Belanja Langsung  direncanakan sebesar Rp 1,63 trilyun. Terbagi atas belanja pegawai, belanja barang dan jasa serta belanja modal yang diarahkan untuk belanja OPD. Infrastruktur tahun jamak, pemenuhan kepada pihak ketiga, pembayaran gaji TK2D dan pembebasan lahan.

Komponen ketiga adalah Pembiayaan Daerah. Ini merupakan konsekuensi penerapan sistem surplus/defisit anggaran. Dalam RAPBD TA 2019, pembiayaan direncanakan sebesar Rp 350 miliar. Selain realisasi pembiayaan yang tercatat ditahun berikutnya (2019) sebesar Rp 200 miliar, pelunasan pokok pinjaman sebesar Rp 150 milliar harus dilunasi oleh pemerintah.

Selain itu dalam struktur anggaran terjadi defisit sebesar Rp 50 miliar. Hal ini terjadi karena Pendapatan Daerah sebesar Rp 2,89 trilyun, sedangkan pada pos Belanja Daerah sebesar Rp 2,94 trilyun. Hal ini harus diseimbangkan dengan skema pembiayaan daerah melalui pinjaman.

Dalam kesempatan tersebut Ismunandar menegaskan dalam penetapan APBD harus berpedoman pada perundang-undangan yang berlaku. Kepada OPD, Ismu menginstruksikan agar menggunakan anggaran berdasarkan RKP Daerah yang bersifat “top priority” serta menganut prinsip “money follow program”. Ismu juga meminta dukungan penuh legislatif kepada pemerintah dalam menciptakan sinergitas diantara kedua lembaga. 

"Sehingga pembangunan bisa berjalan fokus dan tuntas," tukasnya. (hms4)


Berita Terkait



58 Peserta Berebut jadi yang Terbaik

SANGATTA- Pelaksanaan lomba...

Rabu, 24 Juli 2013 10:58:50

Lomba Penulisan Otda antar Pelajar di Manado

BERSAMA. Pemenang sayembara...

Rabu, 24 Juli 2013 11:02:12

Empat Orang Gepeng Diamankan

DITANYA. Anggota Satpol PP ...

Kamis, 25 Juli 2013 10:10:57

KPP Maksimalkan TPA Batota

SANGATTA- Tempat Pembuangan...

Kamis, 25 Juli 2013 10:14:58