Humas Kutim

  • SUKSESKAN GERBANG DESA MADU (GRAKAN PEMBANGUNAN DESA MANDIRI DAN TERPADU)

Jadi Sejarah Pertama Di Indonesia - Kutim Gelar Bayar Pajak Massal Kutai Timur

Launching Bayar Pajak Massal, Ditandai Pembayaran Perdana, oleh Bupati Kutim H Ismunandar dan Wakil Bupati H Kasmidi Bulang Membayar Di Loket Bank Kaltim. (Wak Hedir/Humas)


SANGATTA - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mencetak sejarah untuk pertama kali di Indonesia  menggelar pembayaran pajak massal melibatkan ribuan masyarakat wajib pajak. Tak hanya masyarakat, pihak Perusahan Perkebunan, Perusahaan Pertambangan yang ada di Sangatta juga diundang bayar pajak, diruang Akasia Gedung Serba Guna (GSG), Pusat Perkantoran Bukit Pelangi. 

Kegiatan ini merupakan rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kutim ke-19 tahun. Serta akan dicatat sebagai Rekor Muri . Peluncuran bayar pajak massal itu, ditandai dengan pembayaran pajak perdana dilakukan oleh Bupati Kutim H Ismunandar dan Wakil Bupati H Kasmidi Bulang. Berikut Sekretaris Kabupaten Kutim H Irawansyah serta para pejabat di Lingkungan Pemkab lainnya di Loket Bank Kaltimtara.

Bupati menyambut baik dan mengucapkan terima kasih atas antusiasme masyarakat Kutim serta perusahaan-perusahaan yang telah taat membayar pajak. Ia pun berharap, semangat dan kesadaran  bayar pajak terus dimiliki masyarakat (wajib pajak). Sehingga kedepannya tidak terlalu berharap pada Dana Bagi Hasil (DBH) dari minyak dan gas (migas) serta batu bara.

"Tentu ini memberikan semangat bagi kita, mudahan-mudahan Kutim kedepannya tidak terlalu banyak berharap lagi dari dana bagi hasil (migas dan batubara). Karena seperti yang kita alami, bisa saja dipotong ditengah jalan," ujar Ismunandar. 

Ini bukan sembarang pajak, sambung Ismu, karena ada hiburan dari The Next Band dan Candra Idol. Sengaja dihadirkan dan siap menghibur masyarakat Kutim. 

Sementara itu, Kepala Bapenda Kutim Musyaffa menjelaskan, kegiatan ini merupakan salah satu sumbangsih Bapenda Provinsi dan Kabupaten Kutim serta Kantor Pelayanan Pajak.

"Jadi kami bersinergi dengan seluruh instansi vertikal, dari Kabupaten, Provinsi dan pusat serta dengan seluruh layanan bank (sementara bank plat merah) yang dilibatkan. Acara ini bisa terselenggara atas kerjasama yang baik dengan Bank Kaltimtara, BNI, BRI, Samsat, PT POS dan KP2KP Sangatta," ungkap Musyaffa.

Target wajib pajak untuk Sangatta saja, kata Musyaffa, yaknj 10 ribu wajib pajak dan target jumlah uangnya antara Rp 150 miliar sampai Rp 200 miliar. Diapun optomis, target tersebut dapat terpenuhi. Acara akan berlansung dari pukul 08.00-15.00 sore. Setelah jam 3 akan ada doorprize kurang lebih 100 buah. Partisipasi dari stakeholder yang mendukung acara. Selain doorprize juga disediakan souvenir cantik untuk semua wajib pajak.

Para Anggota DPRD Kutim, Kepala Kanwil DJP Kaltimtara Samon Jaya, Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bontang Windu Kumoro, KP2P Sangatta, Pimpinan Perbankan, serta undangan lainnya. (hms15)


Berita Terkait



58 Peserta Berebut jadi yang Terbaik

SANGATTA- Pelaksanaan lomba...

Rabu, 24 Juli 2013 10:58:50

Lomba Penulisan Otda antar Pelajar di Manado

BERSAMA. Pemenang sayembara...

Rabu, 24 Juli 2013 11:02:12

Empat Orang Gepeng Diamankan

DITANYA. Anggota Satpol PP ...

Kamis, 25 Juli 2013 10:10:57

KPP Maksimalkan TPA Batota

SANGATTA- Tempat Pembuangan...

Kamis, 25 Juli 2013 10:14:58