Humas Kutim

  • SUKSESKAN GERBANG DESA MADU (GRAKAN PEMBANGUNAN DESA MANDIRI DAN TERPADU)

Tetap Optimis di Masa Krisis - Progress Pembangunan Tetap Jalan Pemerintahan

 Bupati Ismunandar menyampaikan pidato pada rapat paripurna istimewa di gedung DPRD Kutim (Rusli humas)
 
SANGATTA - Rapat Paripurna Istimewa I DPRD Kutim 2018 dengan agenda tunggal mendengarkan pidato bupati menjelang peringatan HUT ke-19 Kabupaten Kutai Timur (Kutim) digelar di gedung DPRD, Kamis (11/10/2018) dipimpin Wakil I Ketua Yulianus Palangiran di dampingi Wakil Ketua II Hj Encek UR Firgasih.

Bupati Ismunandar dalam pidatonya mengatakan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur ( Pemkab Kutim) tetap optimis menghadapi masa-masa sulit dibidang keuangan daerah.

“Meskipun dalam kedaan sulit ini, berbagai upaya terus dilakukan antara lain dengan meningkatkan efesiensi dalam budgeting, meningkatkan proses pengendalian pembangunan secara berkala melalui kegiatan coffee morning, kemudian mengupayakan pendanaan alternatif dari sumber-sumber lain seperti APBN, APBD provinsi dan pinjaman daerah untuk meningkatkan kemampuan fiskal daerah, serta meningkatkan peran semua pemangku kepentingan dalam pembangunan daerah, termasuk di dalamnya adalah optimalisasi program Corporate Social Responsibility(CSR),” ucap Ismunandar..

Bupati Ismunandar menyampaikan beberapa kemajuan pelaksanaan pembangunan yang ditunjukkan oleh laju pertumbuhan Product Domestic Regional Bruto (PDRB) dengan rincian pertumbuhan PDRB tanpa migas dan batu bara tahun 2016 sebesar 1,14% meningkat menjadi 2.93% pada tahun 2017, sedangkan dengan migas dan batu bara sebesar (-1,07%) tahun 2016 meningkat menjadi 1,49% tahun2017.

Angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebagai indikator komposit dari pembangunan sektor pendidikan kesehatan dan daya beli, meningkat dari 71,10% tahun 2016 menjadi 71,91 % pada tahun 2017, sedangkan indeks kedalaman kemiskinan, antara tahun 2016 dan 2017 mengalami penurunan dari angka 2,05% menjadi 1,26%.

Kemudian, Indikator Kesehatan Masyarakat(IKM) naik dari 72,39 pada tahun 2016 menjadi 72,45 pada tahun 2017, untuk Indikator Pendidikan ditunjukan dengan angka rata-rata lama sekolah mengalami peningkatan dari 8,72 tahun 2016 menjadi 8,96 pada tahun 2017, dalam bidang pembangunan infrastruktur terutama jalan. Jalan kabupaten sepanjang 1.105,76 km kondisi baik pada 2015 sepanjang 301,96 km (27,3 persen) pada 2016 naik menjadi 354,13 km (32,03persen), 2017 naik lagi 412 km (37,26 persen). Demikian pula pelayanan air bersih melalui PDAM, Pamsimas dan Pamdes telah melayani 59 desa dengan 280.821 jiwa atau (67,08 persen) dari jumlah penduduk Kutim.

Lebih lanjut Ismu menyampaikan bahwa pembangunan bidang pertanian dalam arti luas pada sub sektor tanaman pangan ditunjukkan oleh produktivitas beberapa komoditas unggulan. Padi sawah tahun 2017 produktivitas 49.86 Kw per hektar (ha) meningkat menjadi 50,43 kwintal/ha gabah kering panen pada tahun 2018, untuk sub sektor perkebunan, produksi kelapa sawit tahun 2016 mencapai 5,08 juta ton dan pada tahun 2017 menjadi 5,87 juta ton. 

Sedangkan jumlah fasilitas pasar yang terbangun sejak 2016 hingga 2017 ada 11 unit pasar.

Indeks Pembangunan Desa, yang diukur berdasarkan 5 indikator dasar yaitu pelayanan dasar, kondisi infrastruktur, aksesbilitas atau transportasi, pelayanan umum dan penyelenggaraan pemerintah. Desa berkembang tahun 2015 sebanyak 108 desa, tahun 2017 menjadi 119 desa. Untuk desa mandiri tahun 2015 sebanyak 4 desa, tahun 2017 menjadi 8 desa,” tambahnya. 

Rapat Paripurna Istimewa ini dihadiri Wakil Bupati Kasmidi Bulang, Sekretaris Daerah Irawansyah, para anggota DPRD Kutim sebanyak 21 orang, pimpinan FKPD, pimpinan bank dan perusahaan serta organisasi masarakat dan pemuda.(hms 11)


Berita Terkait



58 Peserta Berebut jadi yang Terbaik

SANGATTA- Pelaksanaan lomba...

Rabu, 24 Juli 2013 10:58:50

Lomba Penulisan Otda antar Pelajar di Manado

BERSAMA. Pemenang sayembara...

Rabu, 24 Juli 2013 11:02:12

Empat Orang Gepeng Diamankan

DITANYA. Anggota Satpol PP ...

Kamis, 25 Juli 2013 10:10:57

KPP Maksimalkan TPA Batota

SANGATTA- Tempat Pembuangan...

Kamis, 25 Juli 2013 10:14:58