Humas Kutim

  • SUKSESKAN GERBANG DESA MADU (GRAKAN PEMBANGUNAN DESA MANDIRI DAN TERPADU)

Bimtek Smart City Capai Tahap Akhir - Selanjutnya Dipresentasikan ke Pusat Pemerintahan

Bimtek tahap 4 gerakan menuju 100 Smart City, dibuka Seskab Irawansyah  di Ruang Akasia, Gedung Serbaguna (GSG), Bukit pelangi (7/11/2018). (Jani Humas)
 
 

SANGATTA - Sebagai tahapan penyempurnaan masterplan gerakan menuju 100 Smart City Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Pemkab Kutim melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik, kembali menggelar bimbingan teknis (Bimtek) tahap 4, ( 7/11/2018).

Kegiatan yang diikuti semua perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur  TNI-Polri, lembaga-lembaga, perwakilan kecamatan dan instansi pemerintah lainnya, di gelar di Ruang Akasia, Gedung Serbaguna (GSG), Bukit pelangi, dibuka Sekretaris Kabupaten (Seskab) Irawansyah. Menghadirkan narasumber dari Kementerian Komunikasi Informatika RI, Novazanda dan Pembimbing dari Institut Teknologi Bandung Dedi Sishandoyo.

Seskab Irawansyah menjelaskan, Smart City (kota cerdas) merupakan upaya pemerintah untuk menyelaraskan kebutuhan publik dan pelayanan pemerintah disuatu daerah. Dimana diharapkan dengan program 100 Smart City di Indonesia agar terjadinya pemerataan serta mempercepat pelaksanaan pembangunan yang semakin berkembang.

“Tujuan Bimtek tahap 4 ini adalah bagaimana kita menciptakan integrasi, singkronisasi dan sinergi, atas perencananan samart city yang sudah kita tetapkan bekerjasama dengan UGM untuk menyusun perencanaannya. Sudah dilakukan dan sekarang tinggal implementasinya,”Jelas Irawan.

Diungkapkan Irawan sampai saat ini Smart City sudah pada tahap pembangunan jaringan. Sehingga kedepan, antara satu OPD dan OPD lainnya dapat terjalin komunikasi yang baik.

Pada kesempatan itu Irawansyah juga meminta kepada semua OPD untuk mengirimkan perwakilan minimal 2 pegawai TK2D atau ASN tiap OPD untuk dilatih menggunakan alat komunikasi yang terhuhung dengan Smart City nantinya.

“Pemda akan memberikan insentif khusus kepada mereka yang mempunyai sertifikat pada pelatihan Smart City ini. Supaya dapat memberikan motivasi bagi tenaga terlatih yang sudah mendapat pelatihan,”ungkapnya.

Sementara itu Plt Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kutim Darsafani, menjelaskan, Bimtek tahap 4 adalah rangkaian akhir, dari 3 kali Bimtek yang telah dilaksanakan dalam rangka penyusunan masterplan Smart City yang dimuat dalam 3 buku.

“Setelah ini, pada tanggal 12 sampai 14 Desember 2018, Kementerian Kominfo akan melaksanakan Fokus Grup Discussion di Jakarta. Dimana setiap daerah wajib mempresentasikan quick win dan masterplan Smart City yang telah disusun selama kegiatan Bimtek implementasi smart city, yang pada hari ini sudah sampai pada tahap 4,”jelas Darsafani. (hms10)




Berita Terkait



58 Peserta Berebut jadi yang Terbaik

SANGATTA- Pelaksanaan lomba...

Rabu, 24 Juli 2013 10:58:50

Lomba Penulisan Otda antar Pelajar di Manado

BERSAMA. Pemenang sayembara...

Rabu, 24 Juli 2013 11:02:12

Empat Orang Gepeng Diamankan

DITANYA. Anggota Satpol PP ...

Kamis, 25 Juli 2013 10:10:57

KPP Maksimalkan TPA Batota

SANGATTA- Tempat Pembuangan...

Kamis, 25 Juli 2013 10:14:58