Humas Kutim

  • SUKSESKAN GERBANG DESA MADU (GRAKAN PEMBANGUNAN DESA MANDIRI DAN TERPADU)

Ikuti Sosialisasi Dana Perimbangan, Pemkab Berharap Anggaran Pusat-Daerah Bersinergi Pemerintahan

Bupati Kutai Timur Hadiri Sosialisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa 2019, Di Hotel Platinum Balikpapan. (Wak Hedir/Humas Kutim)
 
 

BALIKPAPAN - Guna melakukan persiapan lebih dini dalam melaksanakan anggaran tahun 2019, Kementerian Keuangan RI Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan menggelar Sosialisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa, di Hotel Platinum Balikpapan, Kamis (8/11/2018). Sosialiasi tersebut dihadiri beberapa Kepala Daerah, termasuk Bupati Kutai Timur H Ismunandar.

Menurut Ismunandar sosialisasi itu sangat penting untuk diikuti, guna mempersiapkan pengelolaan keuangan tahun 2019 yang sudah tidak lama lagi.  

"Sangat penting untuk diikuti, supaya pengeloaan ditahun 2019 nanti berjalan dengan baik dan yang paling penting harus bersinergi denga Pusat," kata Ismu yang turut didampingi Kepala Bapenda Musyafa, Kepala Bapemas Kutim Swandi, Kepala BPKAD dan Kepala Itwil itu.

Sebelumnya, Direktur Dana Perimbangan Kementerian Keuangan RI Putut Hari Satyaka, memaparkan sosialisasi itu bertujuan mengkomunikasikan kebijakan transfer ke daerah dan dana desa tahun 2019. Kegiatan juga dimaksud untuk mengkoordinasi serta memperkuat sinergi dan harmonisasi antara Pemeeitah Pusat dan Daerah.

"Acara ini sangat penting bagi kita semua untuk membangun komunikasi, koordinasi dan sinergi dalam persiapan pelaksanaan anggaran tahun 2019. Baik dilevel APBD maupun APBN. Keuangan publik memang harus dikelola secara berkualitas, sehat, prudent, transparan dan akuntabel ," ungkap Putut Hari Satyaka.

Dikatakan Putut, untuk menjadikan instrumen fiskal menjadi efektif dalam penyelenggaraannya maka prosesnya harus dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan pertanggung jawaban dan pengawasan yang baik. 

Lebih lanjut dikatakan, pengelolaan keuangan publik secara prudent menjadi sangat penting. Seperti yang diketahui perekonomian global saat ini sedang menuju pengembangan baru. Pola ini sambungnya, tentunya disertai dengan pola pintas keuangan global yang ditandai dengan depresiasi mata uang rupiah dan yang juga diikuti depresiasi mata uang secara lebih luas di dunia ini.

"Pemerintah perlu menyiapkan berbagai mitigasi melalui kebijkan fiskal yang mendorong investasi dan ekspor, menjaga daya beli masyarakat yang melibatkan peran serta swasta dalan pendanaan investasi dan infrastruktur serta menjaga tata kelola kesehatan keuangan baik pemerintah maupun elemen serta terus menjaga kredibilitas pelaksanaan APBN," ungkapnya.

Lebih jauh Dia mengatakan, untuk menjawab berbagai tantangan global maupun tantangan internal di Pemerintah Indonesia sendiri mengahdapi tahub politik 2019, Pemerintah telah berupaya membuat berbagai kebijakan yang menyentuh berbagai aspek. Baik sektor fiskal maupun riil yang langsung berpengaruh dimasyarakat. Kebijakan fiskal tahun 2019 akan diarahkan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur serta peningkatan investasi disertai dengan pengendalian inflasi yang cukup ketat. 

"Sebagai instrumen fiskal APBN 2019 bertujuan untuk mendukung investasi dan daya saing Indonesia dengan fokus pada pembangunan SDM. Tema besar APBN tahun 2019 Adil, Sehat dan Mandiri, yaitu APBN akan menjadi instrumen keadilan untuk terus menurunkan tingkat kemiskinan, menciptakan lapangan kerja serta mengatasi disparitas antar wilayah," ucapnya.

Kegiatan yang dilaksanakan sehari tersebut, diikuti ratusan peserta perwakilan dari Pemerintah Pusat, Provinsi dan Daerah, yang terdiri dari kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BAPEMAS), Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Inspektorat Wilayah (ITWIL), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA), Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.(hms15).


Berita Terkait



58 Peserta Berebut jadi yang Terbaik

SANGATTA- Pelaksanaan lomba...

Rabu, 24 Juli 2013 10:58:50

Lomba Penulisan Otda antar Pelajar di Manado

BERSAMA. Pemenang sayembara...

Rabu, 24 Juli 2013 11:02:12

Empat Orang Gepeng Diamankan

DITANYA. Anggota Satpol PP ...

Kamis, 25 Juli 2013 10:10:57

KPP Maksimalkan TPA Batota

SANGATTA- Tempat Pembuangan...

Kamis, 25 Juli 2013 10:14:58