Wabup Kutim dan Danrem 091 ASN saling bertukar cinderamata. (foto: Wahyu Humas)

SANGATTA – Kunjungan kerja sekaligus silaturahim Danrem 091/ASN Brigjen TNI Widi Prasetijono ke Sangatta, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mendapat sambutan hangat dari jajaran Pemkab dan masyarakat di Rumah Jabatan Wabup, Bukit Pelangi (6/2/2019).

Penyambutan dirangkai dengan jamuan makan malam. Wabup H Kasmidi Bulang duduk bersama satu meja dengan Danrem Brigjen TNI Widi Prasetijono, Kapolres AKBP Teddy Ristiawan serta Dandim 0909 Sangatta Letkol Inf Kamil Bahren Pasha.

Kasmidi Bulang dalam sambutan selamat datang malam itu memperkenalkan seluruh jajaran struktur pejabat di Pemkab Kutim. Berikut topografi Kabupaten. Dari 18 kecamatan, ada daerah hulu Mahakam diantaranya Muara Bengkal, Muara Ancalong, Long Messengat, Busang. Sedangkan daerah pesisir ada 8 kecamatan mulai Bengalon sampai Sandaran. Kutim memiliki 139 desa, 11 diantaranya desa pemekaran dan hanya 2 kelurahan yaitu Singa Geweh dan Teluk Lingga.

“Kutai Timur umurnya 19 tahun, terbentuk tahun 1999 tepatnya tanggal 12 Oktober dan wilayah kami lebih luas dari Jawa Barat ditambah Banten. Hasil pemekaran dari Kutai Kertanegara. kami punya daerah hulu yaitu Muara Bengkal, Muara Ancalong, Long Messengat dan Busang berbatasan langsung dengan Malaysia,” jelas Wabup.

Mayoritas penduduk Kutim adalah suku Dayak dan Kutai. Kasmidi menjelaskan ada yang unik dari kecamatan pesisir seperti Sandaran. Jika cuaca sedang cerah, dari ujung Borneo (Kecamatan Sandaran) bisa melihat gunung di Sulawesi Tengah. 

Sementara itu potensi daerah, Kutim memiliki perkebunan sawit terluas di Kaltim. Rantau Pulung, Busang hingga di Sandaran. Dampaknya Kutim menjadi tujuan migrasi penduduk. Jumlah penduduk padat hingga menjadi terpadat ke 4 di Kaltim.

Danrem 091/ASN Brigjen TNI Widi Prasetijo malam itu menjelaskan bahwa sebelum bertugas di Kaltim, sebelumnya dari Kopasus. Serta menjadi Komadan Kodim di Solo (Jateng) dan Serang (Banten). Dia mengaku sangat bangga dan berterima kasih disambut dengan hangat. Danrem pun terkejut dengan kawasan wilayah Kutim yang sangat luas.

Wabup Kutim dan Danrem 091 ASN berdialog bersama-sama

“Terima kasih atas sambutan hangatnya dari Pemkab, Wabup dengan suka cita berserta seluruh jajaran. Ditambah cerita dari Wabup bahwa Kutim ini adalah wilayah yang sangat luas dari Jawa Barat ditambah Banten. Dulu saya menjabat Komandan Kodim di Solo 40,4 kilometer persegi, ukurannya sangat jauh berbeda. Di Kalimantan ini saya permisi datang kemari dan segalanya mohon diterima dengan baik,” harap Danrem.

Terakhir Danrem berjanji dilain waktu akan berkunjung keseluruh wilayah Kaltim. Tak lupa ia mengingatkan agar seluruh elemen masyarakat dapat menjaga suasana pemilu. Agar tetap kondusif, damai, aman dan sukses. Persoalan pilihan berbeda bukan masalah, terpenting kondusifitas tetap dijaga. (hms7)


Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Da’i Pembangunan dan Pemkab Kutim Satu Tujuan !

Saat pengalungan tanda peseta mengikuti pembekalan Da’i Pembangunan.(Foto: