Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kutai Timur (Kutim) H Suwandi, Saat Musrebang Di Kecamatan Muara Wahau (Foto: Wak Hedir Humas)

SANGATTA – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) H Suwandi mengatakan bahwa perhatian Pemerintah kepada desa selama ini cukup besar. Hal itu terbukti, dalam kucuran Dana Desa (DD) dari Pemerintah Pusat 2018, Kutim mendapatkan DD sebesar Rp 141 miliar, dibagi untuk 139 desa. Kemudiaan untuk 2019 sebesar Rp 171 miliar.

“Perhatian khusus Bupati dan Wakil Bupati dengan alokasi dana desa (ADD) tahun 2018 lalu sebesar Rp 180 miliar, sedangkan tahun 2019 ini sebesar Rp 290 miliar. Termasuk kurang salur yang Rp 86 miliar,” kata Suwandi saat mendapingi Wakil Bupati dalam Musrenbang di Kecamatan Muara Wahau, belum lama ini.

Karena kucuran program anggaran yang sangat besar tersebut, maka DPMD Kutim, dalam waktu dekat akan menggelar pelatihan sistem keuangan desa, bagi para Kepala Desa. Tujuannya tak lain agar pengelolaan dana tersebut dapat dilaksanakan dengan baik dan benar sesuai adminitrasi keuangan yang berlaku. Untuk aplikasi yang digunakan, kata Suwandi, langsung dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kaltim.

Lebih lanjut dikatakan Suwandi, di Kutim saat ini ada 11 desa persiapan. Dalam waktu tiga tahun akan melakukan persiapan, agar menjadi desa definitive. Jika dalam tiga tahun tidak dapat memenuhi persiapan, maka akan dikembalikan ke desa induk. Untuk itu, desa persiapan harus aktif juga dalam Musrebang. (hms15)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Lestarikan Lingkungan, Bupati, Pertamina dan Balai TNK Tanam Pohon

Bupati turun tanam pohon di area operasi Migas