Melihat Sejarah Calon Kabupaten Sangkulirang – Dulunya Kwedanan Kini Jadi 5 Kecamatan

325
0

Suasana Wilayah Sangkulirang (Foto: Fuji Humas)

SANGKULIRANG – Sangkulirang yang dimasa lalu hanya sebuah kecamatan, kini terus berkembang pesat menjadi sebuah pusat peradaban dan perekonomian baru diwilayah pesisir Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Tak hanya jumlah penduduk, potensi ekonomi juga meningkat seiring berjalannya waktu. Kecamatan yang menjadi daerah tertua kedua setelah Muara Ancalong di Kutim ini memiliki sejarah masa lalu yang sangat menggairahkan dalam perdagangan.

Awal mula Sangkulirang dimulai dari adanya sebuah komunitas penduduk yang diatur secara adat dan budaya yang dipimpin oleh seorang tokoh bertempat di Godang Lama (sekarang bekas lokasi PT Dewi Warna dan PT Segara Timber). Pada kisaran tahun 1.900-an pemerintah Kerajaan Kutai mengutus seorang yang bernama Mas Patih Abdul Manaf untuk memerintah dan mengatur Kampung Godang.

Dimasa kepemimpinannya itu pula Pemerintah Kampung Godang dipindahkan ke Benua Baru, Pulau Sangkuang yang pada perkembangannya sampai sekarang disebut Sangkulirang.

Kemudian zaman penjajahan Belanda 1930-an, diubah menjadi Lansdschap yang dipimpin oleh pejabat yang disebut Klerek. Saat itu Awang Ishak menjadi Klerek pertama. Nama Klerek pun mengalami perubahan menjadi Penjawat. Tahun 1950-an nama pemerintah diubah menjadi Kawedanan (wilayah administrasi pemerintahan dibawah kabupaten dan diatas kecamatan pada zaman Hindia-Belanda).

Dipimpin oleh seorang asisten Wedana, pejabat pertama sebagai asisten Wedana adalah H M Kaderi. Tahun 1960-an dari pemerintah Kewedanan berubah menjadi Pemerintah Kecamatan yang dipimpin oleh Camat pertama H M Rusli Masroen. Sejarah inipun dikisahkan langsung oleh H M Rusli. 

Sejarah tersebut menjadi latar belakang Sangkulirang yang masuk dalam wilayah administrasi Kabupaten Kutim sampai sekarang. memiliki luas wilayah 3522,58 km persegi dan telah dimekarkan sejak akhir 2000.

“Dulu Sangkulirang ini berdiri dan tumbuh dengan 1 Kecamatan dengan 25 desa,” ujar Rusli saat momen Dekralasi Kabupaten Sangkulirang, Kamis, (28/2/2019) di Kecamatan Sangkulirang.

Dia mengatakan pada tahun 2000, Sangkulirang hanya terdiri dari 3 kecamatan. Yaitu Kecamatan Sangkulirang, Kecamatan Kaliorang dan Sandaran. Lanjut, pada 2005 dimekarkan bertambah dua yakni Kecamatan Kaubun dan Karangan.

Setelah menjadi lima kecamatan dan terus berkembang, Sangkulirang berpotensi menjadi sebuah kabupaten. Untuk itu dia selaku tokoh Sangkulirang meminta agar para pihak terus berkoordinasi agar misi mewujudkan Kabupaten Sangkulirang sebagai DOB bisa terealisasi.

“Kordinasi merupakan inti dari demokrasi demi mencapai kesatuan dan persatuan bangsa,” turutnya. (hms7)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Indominco Serahkan Bantuan Infrastruktur PPM di Desa Martadinata

SANGATTA-Membangun misi kesetiakawanan sosial dalam sinergi pembangunan desa