Suasana Pelipatan Suara di-Gedung Expo (foto:Ist)

SANGATTA – Pelipatan kertas suara sudah mulai dikerjakan oleh KPU Kutai Timur (Kutim) sejak beberapa waktu lalu. Selain melipat, petugas dari KPU Kutim juga melakukan sortir surat suara yang rusak. Seperti cetakan yang buram, robek ataupun terkena noda. Tim pelipat terdiri dari masyarakat, perwakilan KPU dan Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D).

Ketua KPU Kutim Harajatang menjelaskan bahwa pelipatan kertas suara sudah dilakukan sejak awal Maret 2019. Bersama Bawaslu dan pihak kepolisian ikut mengawasi dengan ketat progress pelipatan kertas suara tersebut.

 “(Pelipatan kertas suara pemilu) Sudah dilakukan mulai 1 maret, target 20 hari selesai,” ucap Harajatang, ditemui awak media di ruang kerja, (12/3/2019).

Harajatang menambahkan, untuk pekerjaan melipat kertas suara tersebut, tenaga yang digunakan adalah kebanyakan anak muda produktif sebanyak 100 orang. Dipilih tenaga yang masih muda karena beberapa pelipatan surat suara kali ini sulit, lebih rumit dan lebar. Seperti surat suara untuk DPRD Kabupaten dan DPRD Provinsi.

“Jumlah logistik  surat suara yang ada saat ini akan disesuaikan dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT). Ditambah dua persen surat suara logistik pemilu dan surat suara perhitungan,” jelasnya.

Jumlah keseluruhan surat yang dilipat lebih dari satu juta. Sedangkan surat suara yang sudah datang baru sekitar 200 ribuan. (hms7)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Harga Daging Ayam Merangkak Naik – Jelang Akhir Tahun Dan Perayaan Natal

Suasana jual beli di Pasar Induk Sangatta Utara.(foto: