DPPA gelar Pelatihan Forum Anak Kabupaten – Anak Sebagai Pelopor dan Pelapor

DPPA gelar Pelatihan Forum Anak Kabupaten – Anak Sebagai Pelopor dan Pelapor

14
0

Kepala DPPPA Kutim dr Aisyah saat dampingi Seskab,  dalam penyerahan permainan anak kepada perwakilan Puskesmas yang ada di Kutim. (Foto: Wak Hedir Humas)

SANGATTA – Untuk meningkatkan pemenuhan hak partisipasi anak Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Kutim melaksanakan Kegiatan Pelatihan bagi Forum Anak Kabupaten. Kegiatan itu sekaligus peringatan Hari Anak Nasional serta lanjutan dari terpilihnya Kabupaten Kutai Timur menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA). Kegiatan ini juga dirangkai dengan penyerahan permainan anak kepada Puskesamas  sebagai upaya menciptakan Puskesmas yang Ramah Anak. Kemudian Kecamatan juga diberikan peralatan olahraga guna mendukung Kecamatan yang  Ramah Anak. 

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlidungan Anak Kutim dr Aisyah mengatakan, pelatihan forum layak anak, untuk memberikan dorongan kepada anak sebagai pelopor dan pelapor. Tujuan kegiatan untuk meyamakan persepsi dan pemahaman terhadap kebijakan dan program yang berkaitan dengan pemenuhan hak dasar anak yaitu penghargaan terhadap pendapat anak melalui Forum Anak Kabupaten Kutim, sesuai dengan hak sipil anak yaitu mendengarkan suara anak.  

“Kemudian menyusun, merencanakan dan melakukan program kerja terkait forum anak Kabuaten Kutim, sehingga berfungsi sebagai penyalur suara anak dalam pembangunan di Kabupaten Kutim,” jelas dr Aisyah pada saat pembukaan pelatihan Forum Anak Kabupaten yang dibuka resmi Seskab H Irawansyah, diruang Tempudau Kantor, Sekretariat Pemkab Kutim, Rabu (31/7/2019)

Lebih lanjut Aisyah menambahkan, pelatihan juga sebagai langkah awal untuk mengembangkan potensi anak Kabupaten Kutim. Baik dari segi ilmu pengatahuan teknologi, kegiatan kreasi dan inovasi, kecintaan terhadap budaya daerah dan nasional serta kepeduliaanya terhadap kebersihan, keindahan dan kelestarian lingkungan hidup. Disamping itu, menciptakan kader-kader perubahan serta motivator bagi anak Kabupaten Kutim, yang berpikir secara ktistis terhadap fenomena sosial yang terjadi di masyarakat.

“Kita ketahui bahwa forum anak ini mempunyai tugas masing-masing klaster. Mulai dari klaster 1 – klaster 5 

klaster 1 (hak sipil anak ) tugasnya adalah menyampaikan aspirasi anak dalam hal program pembangunan,” ungkap Aisyah. (hms15)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Bupati Buka MTQ Expo di Tengah Guyuran Hujan

Bupati Ismunandar bersama Sekretaris Kabupaten, Irawansyah beserta rombongan