SERIUS: Anggota Calon Paskibraka Kutim melakukan latihan jelang peringatan detik-detik proklamasi 17 Agustus mendatang. (Foto: Irfan Humas)

SANGATTA-Sebanyak 36 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) duplikat Kutim tahun 2019, terus melakukan persiapan matang dengan latihan intensif. Sejak masuk karantina pada 1 Agustus lalu, pelajar se-Kutim yang tergabung dalam Paskibraka itu, digenjot latihan tanpa henti.

Latihan Paskibraka dipusatkan di Lapangan Halaman Kantor Bupati Kutim setiap tahun memperingati detik-detik Proklamasi HUT Kemerdekaan RI. Salah seorang Pelatih Paskibraka Kutim Bripka Wahyu Winarko menjelaskan latihan yang konsisten akan membuahkan hasil bagus. Kini persiapan terus diseriusi untuk mencapai target maksimal. Tinggal menyelaraskan tempo langkah tegap pasukan.

“Alhamdulillah sejauh ini tidak ada kendala. Semua anak-anak dalam keadaan sehat, semoga berjalan lancar sesuai rencana. Kami fokus kekompakan gerakan kaki dan tangan dari pagi hingga sore hari,” jelasnya.

Wahyu menambahkan para pelatih lain juga turut memotivasi peserta calon Paskibraka belajar serius mengenai keselarasan baris-berbaris.

“Sinkronisasi gerakan yang kita harus ajarkan dan PBB (peraturan baris-berbaris) dasar, sehingga dari beberapa daerah yang mungkin tidak sama dengan daerah lain, di sini kita samakan mereka,” paparnya.

Wahyu juga mengutarakan mengatakan pada minggu pertama latihan, calon Paskibraka Kutim akan didorong untuk bisa berbaris rapi sesuai dengan standar nasional.

Menurutnya, penentuan formasi akan lebih mudah dilakukan bila dasar PBB telah dikuasai. Sebab, kendala dari tahun ke tahun selalu sama. Setiap sekolah di kecamatan memiliki cara latihan yang berbeda, sehingga ayunan kaki dan tangan setiap anak pastinya memiliki perbedaan yang harus segera diperbaiki. 

“Ayunannya tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan, sehingga perlu di sini ada penyamaan gerakan. Dalam satu, dua hari ke depan ini tetap masih dalam penyamaan gerak dasar,” tegas Wahyu menekankan.

Untuk diketahui, 36 calon Paskibraka Kutim ini  terdiri dari 18 putra dan 18 putri telah menjalani latihan di Pusdiklat Paskibraka di rumah adat Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) Kutim. Dalam program karantina, peserta menerima berbagai macam materi. Mulai dari sejarah bendera, proklamasi dan materi latihan lain tentang Paskibraka.

Kini Paskibraka melakukan latihan pengibaran dan penurunan bendera bersama pasukan 45 terdiri dari personel TNI dan Polri. Dilatih oleh tim pelatih dari Kodim 0909 Sangatta, Polres Kutim serta Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kutim.(hms13)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

11 Bangunan Depan Kantor Camat Sangatta Utara Ludes Terbakar

KOBARAN API: Si jago merah membakar bangunan di