Bupati Kutai Timur Ismunandar menyerahkan bantuan alsintan.(Foto: Wak Hedir Humas)

SANGATTA – Perhatian Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) untuk meningkatkan sektor pertanian cukup serius. Hal ini sesuai dengan program pemerintah di sektor pertanian dalam arti luas, sehingga ketahanan pangan di daerah ini bisa lebih baik lagi di masa mendatang. Untuk itu, Pemkab Kutim telah menyerahkan ratusan alat dan mesin pertanian (Alsintan) kepada para petani melalui kegiatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Kepala Dinas Pertanian Kutim Sugiono mengungkapkan, bantuan alsintan dari kementerian tersebut, ada yang langsung diserahkan kepada kelompok tani, ada juga yang diserahkan ke Dinas Pertanian Kutim dengan membentuk Brigade Alsintan.

“Makannya alat stanby di Kantor. Kita meminta truk ke CSR sehingga dapat truk. Truk itu dipakai untuk mendistribusikan  alsintan tersebut. Seperti traktor, alat tanam, alat panen dan lainnya. Kelompok tani yang membutuhkan alat, akan tanggung biaya transportasinya,” ungkap Sugiono saat dtemui dikantor Dinas Pertanian belum lama ini.

Sugiono menambahkan, biaya dibeban kepada petani. Uangnya masuk kas dibrigade alsintan. Untuk perbaikan alat jika rusak kerusakan. Sebab biaya service alat alsintan, tidak tersedia dalam APBD.

“Sehingga dimungkinkan untuk menarik biaya kepada si pengguna alat itu. Biayanya pun fleksibel, sesuai dengan SK yang dikeluarkan,” ucapnya.

Teknisnya, sambung Sugiono, petani mengusul pengajuan peminjaman ke bagian sarana dan prasarana alat pertanian, Dinas Pertanian Kutim. Bernegosiasi sampai ada kesepakatan baru distribusi alat tersebut.

“Menurut ukuran petani, ini murah. Contoh biaya untuk alat panen, per karung Rp 25 ribu (untuk minyak, operator dan biaya service alat),” jelasnya.

Lebih jauh, Dia menambahkan, bahwa beberapa waktu lalu, sudah diawasi oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) juga diaudit.

Untuk diketahui, Brigade Alat Mesin Pertanian (Alsintan) yang diprogramkan Kementerian Pertanian (Kementan) dinilai sangat membantu para petani. Alasannya, untuk meminjam sewa Alsintan dari brigade Alsintan ini banyak keuntungannya. 

Adapun alsintan yang diserahkan kepada masyarakat atau kelompok tani melalui APBN tahun 2018 diantaranya, perontok padi sebanyak 11 unit diserahkan kepada kelompok tani di Kecamatan Kaliorang, Karangan, Teluk Pandan dan Kaubun. Kemudian traktor roda 4 sebanyak 11 unit diserahkan kepada kelompok tani di Kecamatan Kaliorang, Bengalon, Kaubun, Teluk Pandan, Sengatta Selatan. Alat transplanter sebanyak 15 unit, diserahkan kepada kelompok tani di Kecamatan Kaubun, Kaliorang, Bengalon, Kongbeng, Long Mesangat dan Telen.

Cultivator sebanyak 7 unit, diserahkan kepada Kelompok Tani di Kecamtan Kaubun, Kaliorang, Sangatta Utara, Teluk Pandan dan Bengalon. Hand Spayer sebanyak 70 unit disebarkan kepada kelompok tani di Kecamatan Kaubun, Sangatta Selatan, Sangatta Utara, Bengalon dan Teluk Pandan. Pompa air 4 inc, sebanyak 60 unit, disebarkan kepada kelompok tani yang ada di Kecamatan Kaliorang, Rantau Pulung, Sangatta Selatan, Sangatta Utara, Muara Ancalong, Kaubun, Bengalon, Sangkulirang, Muara Wahau dan Karangan.

Traktor roda 2 sebanyak 80 unit, disebarkan kepada kelompok tani yang ada di Kecamatan Kaliorang, Kaubun, Rantau Pulung, Sangatta Selatan, Sangatta Utara, Karangan, Kongbeng, Teluk Pandan dan Muara Ancalong.

Sedangkan barang hibah yang diserahkan Kepada Brigade Alsintan Kabupaten Kutim  melalui APBN tahun 2019, diantaranya, rice transplanter sebanyak 11 unit, traktor roda 4 sebanyak 7 unit, Culvator sebanyak 5 unit, Hand traktor rotary 20 unit, hand traktor  singkal sebanyak 2 unit, tray transplanter 600 unit, tray transplanter 500 unit,  power thresher 8 unit, Corn Seller 11 unit, combine harvester besar gunung biru 1 unit, combine harvester besar iseki 1 unit, combine harvester besar maxi 2 unit, combine harvest besar PJ (maxi) 2 unit, comibine harvest besar PJ (Corn CCH 200 PJ) 2 unit, combine sedang hornet 3 unit, combine sedang inari 3 unit, combine kecil inari 2 unit dan combine kecil tomcat 3 unit.

Selanjutnya untuk tahun 2019, barang hibah yang diserahkan kepada masyarakat, adalah power thresher sebanyak 5 unit, diserahkan kekelompok tani, di Kecamatan Kaliorang, Kaubun dan Karangan. Power thresher multiguna sebanyak 5 unit diserakan kepada kelompok tani di Muara Bengkal, Kaubun dan Kaliorang. Corn Seller sebanyak 5 unit, diserahkan ke kelompok tani di Kecamtan Sangatta Selatan, Teluk Pandan, Kaliorang dan Long Mesangat. Traktor roda dua (Hand traktor) sebanyak 6 unit diserahkan ke Kelompok Tani di Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Kaubun, Teluk Pandan dan Rantau Pulung. Pompa Air sebanyak 6 unit diserahkan ke kelompok tani Karangan, Sangatta Selatan, Rantau Pulung, Bengalon dan Kaliorang. Terakhir, Caltivator sebanyak  2 unit, diserahkan kepada kelompok tani di Suka Damai Kecamatan Teluk Pandan dan Kelompok Tani Bukit Makmur Kecamatan Kaliorang. (Hms15)

2 Comments

  1. Tri Agung Junarto

    Mohon informasi ttg budidaya jagung di wilayah Kutai timur di mana ya? pemasaran nya ke mana?sy berminat mengembangkan jagung. Posisi di kec.batu ampar.terima kasih

  2. Mohon info dimana bisa investasi sektor pertanian di Sangatta

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Hari Pramuka Se-Kaltim, Jadi Hadiah HUT Kutim

Wakil Bupati Kutim H Kasmidi Bulang saat sambutan