FINAL: Bupati Kutim Ismunandar turut memberikan medali dan trophy juara Liga Desa Nusantara 2019 kepada kesebelasan PPU. (Foto: Irfan Humas)

RANTAU PULUNG-Kontingen kesebelasan Penajam Paser Utara (PPU) tampil sebagai juara Liga Desa Nusantara 2019 seri Kabupaten Kutai Timur (Kutim) gelaran Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) bekerja sama dengan PSSI Kaltim setelah di Babak Final mengandaskan perlawanan Kutai Barat (Kubar) lewat skor tipis 1-0 di Lapangan Sepak Bola Desa Pulung Sari Kecamatan Rantau Pulung, Sabtu (24/8/2019).

Gol semata wayang PPU dicetak oleh sang kapten Raul melalui sundulan yang mengoyak gawang Kubar di menit ke 2 babak kedua. Gol cepat terjadi saat terjadi serangan balik, pemain tengah PPU langsung memberikan umpan di mulut gawang yang langsung disambar oleh Raul.

Usaha Kubar untuk menyamakan kedudukan nyaris gol di menit-menit injury time. Saat pemain depan Kubar menembak ke arah gawang PPU, namun kesiapan penjaga gawang PPU yang bermain apik akhirnya bola hasil shooting dapat diantisipasi. Hingga peluit terakhir pertandingan dibunyikan hasil 1-0 tetap bertahan.

Bupati Kutim Ismunandar turut didampingi anak tercinta Rizky Amelia, Camat Rantu Pulung Mulyono, Plt Kasatpol PP Didi Herdiansyah, Kabag Pembangunan Ponisoh, Plt Kadisdik Roma Malau, Dirut PDAM Suparjan, dan bersama undangan lainnya secara simbolis langsung memberikan trophy juara dan uang pembinaan Liga Desa Nusantara kepada pelatih PPU Ilham. Tidak hanya itu, PPU juga berhasil merebut tiket ke putaran final Liga Nasional yang akan berlangsung November mendatang di Jawa Timur (Jatim). Kubar harus puas di posisi Runner up. Sementara tuan rumah Kutim yang sebelumnya juara di Liga Desa Nusantara 2018 di PPU harus puas di tempat ketiga.

Bupati Ismunandar turut memberikan spirit dan motivasi terutama untuk panitia pelaksana (Panpel) menyelenggarakan event ini tuntas dan dapat berjalan semarak tanpa keributan.

“Terima kasih untuk kerja keras panpel bersama pihak kepolisian menggelar turnamen ini berjalan tanpa hambatan dan sukses menggeber Liga Desa Nusantara sportif untuk para peserta anak-anak yang bertanding rata-rata masih berusia 19 tahun. Semoga terus berprestasi. Selamat untuk PPU yang berhasil menjadi juara,” kata Ismu.

Sementara itu, pelatih PPU Ilham turut bersyukur timnya keluar sebagai juara. Dikatakan dia, anak asuhnya bermain sesuai intruksinya. Ketika ada serangan balik, dimanfaatkan untuk mencetak gol.

“Gol sundulan oleh kapten kami, terjadi berkat kerja sama pemain. Tidak perlu banyak bermain bola tapi memberikan umpan langsung ke area penalti lawan. Kubar cukup kuat dengan pertahanan yang solid. Namun kami bisa memecah kebuntuan,” terangnya.

Selanjutnya PPU akan menatap Liga Desa Nusantara Tingkat Nasional. Menurut Ilham, timnya masih menunggu arahan dari Pemprov Kaltim dan PSSI Kaltim.

“Intinya kami sudah siap dengan kekuatan terbaik ini. Modal juara dan tiket yang sudah digenggam, kami optimis bisa bersaing dengan daerah lain di pentas nasional,” tegasnya.

Untuk diketahui, Liga Desa Nusantara 2019 diikuti lima daerah yakni Kukar, Kubar, PPU, Paser dan Kutim selaku tuan rumah mulai Rabu (21/8/2019) hingga Sabtu (24/8/2019) yang menggelar 11 pertandingan dengan mengusung tema “Selamat Bertanding – Junjung Tinggi Sportifitas”. (hms13)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

31 Penari Tampil Memukau di Pembukaan MTQ XV – Pentaskan Tari Kolosal Millennial Bertaqwa

HIBURAN: Penampilan puncak Tarian Kolosal Millennial Bertaqwa memeriahkan