Para atlet dari Pengurus Cabang Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Pengcab Kodrat) Kutim sukses menguasai perolehan medali. (foto: Ist)

SAMARINDA – Nama Kabupaten Kutai Timur (Kutim) semakin harum, setelah para atlet dari Pengurus Cabang Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Pengcab Kodrat) Kutim sukses menguasai perolehan medali, diajang seleksi Provinsi Babak Kualifikasi PON XX, di Gedung Serbaguna Komplek Stadion Sempaja, Samarinda. Dari 19 kelas yang dipertandingkan, Kutim mengikuti 16 kelas sejak 4-8 September 2019. Dengan bimbingan pelatih Chakra Piter Bandaso, atlet Kutim sanggup mengoleksi 7 emas, 6 perak serta 4 perunggu.

“Alhamdulillah kami (Pengcab Kodrat Kutim) berhasil menjadi juara umum dengan perolehan medali terbanyak,” kata Ketua Umum Pengcab Kodrat Kutim Mochammad Misbachul Choir yang karib disapa Misbach, kemarin.

Didampingi Sekretaris Umum Nuzul Azmi Hadi, Misbach menjelaskan dengan rinci para atlet binaannya yang sukses mengharumkan nama daerah. Untuk peraih medali emas berdasarkan kelasnya masing-masing yaitu, Jefri Adrianus Manek Asa di Kelas 52,1-55 Kg Tarung Bebas Putra. Yohanes Paulus Kalake Hipir di Kelas 58,1-61 Kg Tarung Bebas Putra, Nikolaus Toni Sega di Kelas 67,1-71 Kg Tarung Bebas Putra. Berikutnya Ayu Salfiana di Kelas 50,1-54 Kg Tarung Bebas Putri, Olivia Famella Nulle di Kelas 58,1-62 Kg Tarung Bebas Putri, Rizki Apriadi dan Slamet Adi Nugroho di Kelas Seni Gerak Tarung Berpasangan. Serta Slamet Adi Nugroho, Adrianus Natanael Hipir dan Rahman di Kelas Seni Gerak Bertahan Menyerang.

Sementara itu untuk peraih medali perak ada Zaenal Anggara Marta di Kelas 49,1-52 Kg Tarung Bebas Putra. Ardika Putra di Kelas 70,1-75 Kg Tarung Bebas Putra, Putra Beren Manu di Kelas 75,1-80 Kg Tarung Bebas Putra. Selanjutnya Yasse Arya di Kelas 45,1-50 Kg Tarung Bebas Putri, Apriyani di Kelas 66,1-71 Kg Tarung Bebas Putri. Almiati, Narti dan Rusiana di Kelas Seni Gerak Rangkaian Gerak Putri Beregu. Serta Rizki Apriadi, Slamet Adi Nugroho, Almiati dan Rusiana di Kelas Seni Gerak Tarung Campuran. Sedangkan untuk medali perunggu disumbangkan Maulidin dari Kelas 61,1-64 Kg Tarung Bebas Putra dan Surnaim di Kelas 64,1-67 Kg Tarung Bebas Putra.

“Hasil ini sangat positif, sebab untuk menjadi yang terbaik, para atlet dari Pengcab Kodrat Kutim harus bersaing dengan seluruh daerah se-Kaltim, kecuali Kabupaten Paser,” sebut Misbach.

Kendati berbanding terbalik dengan seniornya, untuk Kejuaraan Provinsi Junior VI, atlet muda Kutim masih sanggup mencuri 2 medali emas. Dari 19 kelas yang dipertandingkan, Kutim hanya mengikuti 2 kelas, namun keduanya sukses jadi yang terbaik. Mereka adalah Antonius Nyoman di Kelas 49,1-53 Kg Tarung Bebas Putra dan Abdul Naim di Kelas 53,1-57 Kg Tarung Bebas Putra. Kedua nama ini sekarang sedang bersekolah di SKOI (Sekolah Khusus Olahraga Indonesia) Kaltim. Keduanya juga akan mewakili Kaltim pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) di Jakarta pada awal Oktober mendatang.

Selain itu Kutai Timur juga mengirimkan 2 atlet dalam Kejuaraan Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) di Jakarta 19-22 September 2019. Dua atlet yang dikirim yaitu Jefri Adrianus Manek Asa (Unmul Samarinda) serta Nikolaus Toni Sega (IKIP PGRI Kaltim). (hms3)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

ISPO Jadi Standar Tembus Pasar Sawit Eropa – Pemkab Kutim dan GIZ Lakukan Pendampingan ke Petani

Bupati Kutai Timur, Ismunandar didampingi Wakil Bupati Kasmidi