Wakil Ketua Kwartir Nasional, Bidang Bela Negara Brigjen TNI Hasto Pratisto Yuwono saat sambutan pada Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-58 dan Perkemahan Antar Satuan Karya Tingkat Daerah Kalimantan Timur (Foto: Wak Hedir Humas)

SANGATTA – Wakil Ketua Kwartir Nasional, Bidang Bela Negara Brigjen TNI, Hasto Pratisto Yuwono mengatakan sungguh membanggakan bahwa perkemahan antar satuan karya pramuka yang berjumlah 11 saka, diikuti kaum mudah anggotta pramuka, pramuka penegak dan pramuka pandega yang memiliki Pembinan yang tergabung dalam saka-saka.

Menurutnya, pendidikan intelektual saja tidaklah cukup untuk menjadikan bangsa ini lebih baik. Untuk melengkapi pendidikan maka sangat diperlukan pendidikan informal, melalui keluarga dan masyarakat dan pendidikan non formal melalui pendidikan kepramukaan.

“Untuk itulah saya memberikan penghargaan dan apresiasi yang tinggi kepada Kementerian/Lembaga, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertanian, Kementerian Kehutanan dan Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pariwisata dan BKKBN, Markas Besar TNI, yang terdiri dari angkatan laut, angkatan darat, angkatan udara serta Mabes Polri yang secara aktif membina dan mengembangkan satuan karya pramuka atau saka. Hal ini, menunjukkan betapa pentingnya pendidikan kepramukaan dalam upaya membentuk watak dan karakter kaum mudah menuju Indonesia yang lebih baik,” jelas Hasto Pratisto Yuwono pada Upacara Peringatan Hari Pramuka ke 58 dan Perkemahan Antar Satuan Karya Tingkat Daerah Kaltim, Selasa (17/9/2019) dilapangan Kantor Bupati.

Dia menambahkan, Gerakan pramuka bertujuan membangun karakter pemuda, yang tangguh dan kuat. Membangun rasa cinta, bangsa, patriotisme dan nasionalisme. Selain itu juga membangun pengatahuan membela negara, membangun budi pekerti dan ketaqwaan serta persaudaraan dan kerukunan. Dengan demikian, kegiatan – kegiatan kepramukaan dalam rangka revitalisasi gerakan pramuka harus mampu mewujudkan tujuan tersebut. Kegiatan Peran Saka Pramuka tingkat daerah Provinsi Kaltim tahun 2019 merupakan salah satu bentuk, perwujudan dari upaya mencapai tujuan geraka pramuka tersebut.

“Tujuan utama dilaksankannya kegiatan ini, dalam rangka menyosialisasikan potensi kekayaan yang dimiliki NKRI, kepada peserta didik yang merupakan anggota pramuka yang aktif dalam Saka. Sehingga peserta memiliki semangat untuk mempertahankan keutuhan NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945,” ucapnya.

Disisi lain, sambungnya, juga diharapkan dapat menumbuhkkan jiwa patriotisme dan kebangsaan yang tinggi serta mewujudkan semangat persatuan dan kesatuan sesama anggota pramuka penegak dan pramuka pandega. Dengan demikian para pramuka, khususnya dan umumnya kaum mudah generasi milenial Indonesia, memiliki semangat bela negara yang tinggi dalam rangka mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa.

“Saya memahami benar, bahwa masalah yang dialami Bangsa Indonesia sangatlah besar, luas komplek penyebabnya dan perlu upaya penanggulangannya yang melibatkan berbagai komponen bangsa,” sebutnya.

Lebih jauh dikatakan, gerakan pramuka pada hakekatnya, mendidik kaum mudah untuk menghayati dan mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung pada satya dan darma pramuka serta mendidk kaum mudah untuk terampil sebagai bekal hidup kelak. Jadi, dengan mengikuti pendidikan kepramukaan kaum mudah diharapkan memiliki watak dan kepribadian sebagai pembentuk karakter yang baik, sekaligus memperoleh ketrampilan sebagai bekal hidup nanti dimasyarakat.

Revitalisasi gerakan pramuka yang dewasa ini sedang berlangsung dan berproses hendaknya dapat berperan komplomen dan suplemen terhadap pendidikan formal untuk melarikan generasi mudah yang bertanggung jawab pada masa depan dengan memelihara akar budaya. Disinilah hakekat perkemahan yang dapat menyatuhkan dan memberikan perenungan bahwa kesatuan dan persatuan yang sangat penting dan peserta diajarkan bersabar dan selalu mencari solusi yang baik. (hms15)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

1.919 Pelamar Berebut 136 Formasi CPNS Kutim

Kepala Badan Kepegawaian, Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Kutim,