Ustadz M Saleh Amin bersama Kabag Sosial Andi Abdul Rahman dan Sekwan DPRD Kutim Suroto.(Foto: Wahyu Humas)

SANGATTA – Cikal bakal menjadi Kota Madani, ternyata ada pada Kota Sangatta. Setidaknya begitulah yang disampaikan ustadz sekaligus penceramah kondang H Muhammad Saleh Amin, Senin (18/11/2019) pagi. Dalam kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang rutin tiap tahun dihelat Pemkab Kutai Timur (Kutim) di Masjid Agung Al-Faruq, Komplek Perkantoran Pemkab Kutim, Bukit Pelangi.

“Saya harap Kota Sangatta ini mengikuti langkah-langkah yang sudah dikiblatkan. Yang disebut dengan Kota Madani (beradab) adalah bagaimana manusia mandiri, punya inspirasi untuk masyarakatnya. Jadi siapkan pemimpin yang madani, mandiri, dan inspiratif,” kata Saleh.

Menurut laki-laki mualaf tersebut, perkembangan Islam sekarang luar biasa. Cuma karena adanya berbagai macam fenomena yang terjadi antara sesama manusia, maka sebagai orang muslim harus bangun agama ini dengan baik. Membangun umat yang kuat agar tidak digoyah oleh umat-umat yang lain. 

“Alhamdulillah Kutai Timur ini, saya liat luar biasa keimanannya. Karena setiap ada hari-hari besar Islam selalu hadir merayakan untuk memperingati hari Islam itu sendiri,” ungkap Saleh yang juga Dewan Syuroh DDI Kota Bontang.

Ia pun sangat salut kepada Pemkab Kutim yang sudah membuat masyarakatnya dapat memiliki keimanan yang tebal untuk masa depan lebih baik lagi dan seterusnya. Seharusnya yang perlu dipetik adalah bagaimana mengatur segala kepribadian Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-harinya. Salah satunya membangun manusia yang beriman, berkualitas, mempersiapkan generasi-generasi untuk masa depan Indonesia terutama di kota Sangatta. Itulah yang diharapkan oleh Rasulullah bahwa sebagai umat muslim selalu memperingati hari lahir-Nya, maka rasul selalu hadir memberikan nilai-nilai spiritual. 

“Jadikanlah momen peringatan ini sebagai kehidupan di kota Sangatta,” tutupnya. (hms7)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Da’i Pembangunan dan Pemkab Kutim Satu Tujuan !

Saat pengalungan tanda peseta mengikuti pembekalan Da’i Pembangunan.(Foto: